Diposting : 8 June 2018 17:31
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
BEASISWA -- Sebanyak 100 mahasiswa (Unud dan Unwar) mengikuti tes seleksi Djarum Beasiswa Plus 2018 di Aula Unwar, Denpasar, Kamis (7/6).
BALI TRIBUNE -  Sedikitnya ada 100 mahasiswa perwakilan dari Universitas Udayana (Unud) dan Universitas Warmadewa (Unwar) mengikuti tes seleksi Djarum Beasiswa Plus 2018 di Aula Unwar, Denpasar, Kamis (7/6). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Djarum Foundation dan tes seleksi ini menjadi proses awal penjaringan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mendapatkan beasiswa prestasi.
 
Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation Laksmi Lestari mengatakan, seleksi di Denpasar ini merupakan bagian dari seleksi di tingkat nasional yang diselenggarakan di lebih dari 50 kota di Indonesia. Secara keseluruhan mahasiswa yang mendaftar untuk menjadi Beswan Djarum (sebutan penerima Djarum Beasiswa Plus) mendekati 13.000 orang.
 
“Proses seleksi kami lakukan dalam sejumlah tahapan. Denpasar merupakan salah satu kota pertama diselenggarakannya tes seleksi Djarum Beasiswa Plus 2018/2019, dengan jumlah peserta sebanyak 100 mahasiswa,” tutur Laksmi Lestari, di Gedung Rektorat Unwar, Denpasar, Kamis siang kemarin. 
 
Adapun persyaratannya, antara lain berasal dari perguruan tinggi yang bermitra dengan Djarum Beasiswa Plus, memiliki IPK pada semester III minimal 3,00, dan
 
juga aktif dalam berorganisasi. Seluruh peserta wajib mengikuti rangkaian tes selama 2 hari, termasuk tes tertulis untuk menguji kompetensi akademik,dan bagi peserta yang lolos kemudian mengikuti tes selanjutnya, yakni Group Assigment Test serta wawancara individu.
 
“Para Beswan Djarum akan mendapatkan berbagai pelatihan untuk menyerasikan antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di perguruan tinggi dengan berbagai keterampilan lunak (soft skills). Tujuannya, agar para Beswan Djarum di kemudian hari menjadi pemimpin bangsa yang cakap secara inteligensia dan emosional,” kata Laksmi, didampingi Leo Sunu dan Heidy.
 
Wakil Rektor III Unwar Dr Ir Wayan Parwata, MT., IPM., menuturkan, pendidikan tinggi di Indonesia saat ini bukan hanya bertujuan mengembangkan pengetahuan saja, namun juga meningkatkan dan mengembangkan keterampilan yang dimiliki peserta didik untuk dapat berkompetisi di dunia kerja. Untuk dapat memenuhi kriteria itu, perguruan tinggi harus meningkatkan kompetensinya dengan terus menjalin kerja sama dengan pihak ketiga.
 
“Lebih dari 5 tahun, Universitas Warmadewa Denpasar telah terpilih ikut serta dalam kegiatan Beswan Djarum Foundation. Program ini sangat potensial ikut menumbuh kembangkan nilai-nilai budaya, karakter dan mental kewirausahaan mahasiswa. Prestasi yang telah diraih oleh adik-adik mahasiswa dari Universitas Warmadewa yang telah lolos mengikuti di Program Beswan Djarum Foundation mampu meningkatkan kualitas dan kompetensi diri mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan membangun karakter mereka,” terang Wayan Parwata.
 
AA Mia Intentilia, Beswan Djarum 2014/2015 dari Unud menambahkan, Djarum Beasiswa Plus ini memberikan pendekatan program yang berbeda, yakni menambah wawasan dengan membuat anak muda fun dan enjoy. Salah satu keuntungannya inspirasi dari materi public speaking, personal development serta creative thinking.
 
Bahkan, saat ini Mia tengah mengembangkan karirnya sebagai presenter profesional dan menjadi socioprenuer kursus bahasa Inggris, serta meraih beasiswa lanjutan S2 ke Belanda.