Diposting : 12 October 2018 20:29
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
PSN Kota Denpasar saat beraudiensi dengan Wakil Walikota Denpasar.
BALI TRIBUNE - Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Kota Denpasar bakal menggelar Pengelukatan Gangga Pratista bagi seluruh warga Kota Denpasar saat rahina Banyu Pinaruh, Minggu (14/10) mendatang di kawasan Pantai Mertasari Denpasar. Dalam kegiatan ini, masyarakat kota Denpasar diajak untuk hadir mengikuti pengelukatan dengan membawa sarana persembahyangan yakni pejati atau canang sari.
 
Hal tersebut terungkap saat PSN Kota Denpasar beraudiensi dengan Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Kamis (11/10) di Kantor Walikota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Konseptor Pengelukatan Gangga Pratista, Ida I Dewa Mangku Ambara Putra Manacika mengatakan bahwa pelaksanaan pengelukatan ini sejatinya guna memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat bahwa pelaksanaan Banyu Pinaruh tidak hanya mandi di pantai saja. Melainkan, ada beberapa hal penting yang harus dilaksanakanyakni mendapat pengelukatan tirta sanjiwani dari sang wiku.
 
“Kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat kota tentang pelaksanaan hari suci Banyu Pinaruh yang benar sesuai dengan sastra agama Hindu,” paparnya.
 
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan yang merupakan inisiatif dari PSN Kota Denpasar ini dipuput oleh sebelas sulinggih sarwa sadhaka yang merupakan symbol dari seluruh soroh yang ada di Bali. Selain masyarakat dapat memahami dengan benar pelaksanaan Hari Suci Banyu Pinaruh, kegiatan ini juga menjadi sarana guna meningkatkan sradha dan bhakti kepada  Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga keseimbangan alam semesta sebagai wujud pengamalan Tri Hita Karana dan membangkitan vibrasi rangkaian pelaksanaan Hari saraswati dapat berjalan maksimal.
 
“Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah bersama penyucian diri serta mengamalkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa,”ungkapnya.
 
Sementara, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan pengelukatan Gangga Pratista ini. Dimana, pihaknya berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan pengelukatan ini sebagai wadah untuk belajar sekaligus penyucian diri. Sehingga kedepannya pelaksanaan hari Suci Banyu Pinaruh dapat dilaksanakan dengan baik dan benar dan sesuai dengan sastra agama Hindu.
 
“Kami selaku Pemerintah sangat mendukung pelaksanaan Pengelukatan Gangga Pratista ini sebagai wahana penyucian diri serta edukasi bagi masyarakat untuk memahami makna dan tujuan Hari Banyu Pinaruh itu sendiri,” pungkasnya.