Diposting : 23 February 2018 21:38
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Pengamanan
Keterangan Gambar: 
PASUKAN – Didampingi sejumlah pejabat terkait, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP selaku Pangkoops Pam VVIP menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan (Pam VVIP) di Lapangan Lagoon, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (22/2), terkait dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bali, Jumat (23/2) hari ini.
BALI TRIBUNE - Jumat (23/2) siang ini, Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan ke Bali dengan agenda kegiatan penyerahan sertifikat tanah kepada sejumlah warga Bali, yang dipusatkan di Taman Pujaan Bangsa, Marga Tabanan.
 
Terkait kunjungan orang nomor satu di Indonesia saat ini, Kodam IX/Udayana menggelar apel kesiapan pengamanan (Pam VVIP) di Lapangan Lagoon, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (22/2) pagi.
 
Gelar Pasukan Pengamanan VVIP melibatkan sekitar 1.264 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pengamanan terkait yang tergabung dalam Koopspam VVIP yang terdiri dari Satgas Pamwil dengan membawahi 19 Sub Satgas dan unsur bawah kendali operasi (BKO) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
 
Apel kesiapan pengamanan dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP selaku Pangkoops Pam VVIP, yang bertujuan untuk mengecek kesiapan semua unsur yang terlibat dalam pengamanan kunjungan RI-1 ke Bali, baik personel maupun materiil yang dilibatkan. Sekaligus untuk menghindari adanya anggapan kegiatan seperti ini sebagai tugas rutinitas, agar tidak dianggap biasa yang dapat menimbul kelengahan, dan hal ini tidak boleh terjadi sehingga perlu diadakan pengecekan untuk memastikan segala kesiapannya.
 
Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan seperti ini sudah sering dilakukan, namun seluruh personel yang terlibat diingatkan kembali agar tidak boleh lengah dan menganggapnya sebagai kegiatan pengamanan yang biasa. “Semuanya harus tetap siaga dalam melaksanakan tugas yang mulia ini. Manfaatkan apel ini sebagai sarana untuk berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat, sehingga tidak ada kesalahan prosedur sekecil apapun,” ujar jenderal TNI bintang dua itu.
 
Kodam IX/Udayana selaku Koopspam VVIP dibantu Polda Bali, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan unsur pendukung lainnya dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP memandang perlu adanya kejelasan tugas, tanggungjawab, dan rantai komando yang efektif juga efisien.
 
“Untuk itu kepada segenap personel yang terlibat agar memahami dan menguasai prosedur tetap pengamanan VVIP, sesuai dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Pegang teguh disiplin dan tegakkan rantai komando, tingkatkan kewaspadaan, dan jangan lengah terhadap perkembangan situasi di lapangan. Jalin komunikasi dan koordinasi antarunsur pengamanan secara oftimal serta laporkan perkembangan situasi secara hirarkis, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar,” perintah Pangdam.
 
Turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP yang dilanjutkan dengan pengecekan personel dan seluruh peralatan yang akan digunakan, antara lain Wakapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, Danlanud Ngurah Rai, Danlanal Denpasar, Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana, Karo Ops Polda Bali, para Kabalakdam IX/Udayana dan sejumlah pejabat terkait lainnya.