Bali Tribune, Jumat 27 April 2018
Diposting : 6 December 2017 21:45
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
penerangan
Keterangan Gambar: 
Petugas Dinas Perhubungan Kota Denpasar saat melakukan perbaikan terhadap lampu penerangan.

BALI TRIBUNE - Ribuan lampu penerangan terutama lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kota Denpasar masih menggunakan lampu lama. Karenanya Pemerintah Kota Denpasar mulai melakukan penggantian bahan lampu dengan LED.


Penggantian lampu dari jenis lama ke bahan LED ini akan dilakukan secara bertahap.


“Dalam peningkatan sarana dan prasarana di Kota Denpasar khusunya LPJU kami telah melakukanpeningkatan penerangan jalan umum dengan langkah inovatif secara bertahap melakukan   penggantian bahan lampu dengan LED. Disamping memperhatikan bahan lampu, kami juga memperhatikan tiang lampu sehingga tidak membahayakan masyarakat,” ujar Kepala Seksi Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Denpasar Ketut Ronca, Selasa, (5/12) di Denpasar.


Dikatakannya saat ini mengelola lampu penerangan di Kota Depasar sebanyak 17.666 titik lampu. Sementara jumlah titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sebanyak 1.156 titik. Pemeliharaan lampu lampu ini harus rutin dilaksanakan setiap harinya. Disamping itu, juga menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait keberadaan LPJU dan lampu lainnya yang tidak menyala maupun yang terus menyala hingga siang hari.


“Secara detail Pemkot Denpasar memiliki lampu son 70 W berjumlah 8.762 titik, lampu son 150 W berjumlah 1.775 titik, lampuSL 24 W berjumlah 168 titik, Mercury 125 W sebanyak 5.120 titik, Lampu HPLT 400 W sebanyak 65 titik, lampu LED sebanyak 526 titik, dan lampu son T 70 W di 25 titik. Dari jumlah tersebut juga memiliki 678 panel lampu yang terus melakukan pemeliharaan secara berkesinambungan,” ujarnya.


Tidak saja pengelolaan dan pemeliharaan di jalan umum, namun lampu penerangan ini juga dilakukan pemeliharaan di kawasan pemukiman warga.


“Laporan masyarakat melalui Pengaduan Rakyat Online Denpasar langsung kita tindak lanjuti lewat perbaikan. Tahun 2017 dari bulan Januari sampai Nopember Dishub Denpasar telah menindaklanjuti 239 pengaduan tentang lampu penerangan jalan yang mati. Tentu laporan dari masyarakat ini sangatdiharapkan, yang nantinya dapat bersama-sama melakukan pemantauan dengan langkah perbaikan dan pelayanandapat cepat dilakukan Dishub,” ujarnya.