Diposting : 3 October 2018 19:12
I Made Darna - Bali Tribune
Sejumlah petugas BKPSDM Badung nampak berjaga-jaga di lobi lantai I kantor BKPSDM Badung, Selasa (2/10). Mereka ditugaskan untuk menerima dan mengecek berkas pelamar CPNS yang dikirim lewat PT Pos.
BALI TRIBUNE - Untuk mengecek kelengkapan berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung bekerjasama dengan PT Pos untuk menerima berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 
PT Pos yang menerima berkas lamaran dari calon pelamar akan mengirim berkas tersebut ke BKPSDM Badung di Puspem Badung. Nah, untuk mengecek kelengkapan berkas lamaran tersebut, BKPSDM Badung telah menyiapkan 20 petugas untuk melakukan pengecekan berkas. Para petugas ini standby di kantor BKPSDM di Puspem Badung, selama jam kerja.
 
Kepala BKPSDM Badung I Gede Wijaya menjelaskan petugas ini secara khusus akan menerima berkas lamaran yang dikirim PT Pos.
 
“Dua puluh petugas ini akan melakukan pengecekan berkas yang masuk. Karena pelamar cukup mengirim berkas ke Pos, nanti pegawai Pos yang membawa ke Puspem,” ujarnya, Selasa (2/10) kemarin.
 
Menurut Wijaya, satu per satu berkas yang dikirim melalui PT Pos dicek untuk memastikan apakah berkas pelamar CPNS sudah lengkap atau masih ada yang kurang. Nah, bila ternyata ada berkas yang kurang lengkap segera petugas akan mengembalikan ke PT Pos untuk diteruskan kepada pengirim. “Jadi, langsung setiap ada berkas yang masuk langsung dicek,” kata Wijaya.
 
Meski ada petugas yang bertugas sebagai kepanjangan tangan panitia di daerah, namun petugas tidak menerima berkas pelamar CPNS secara langsung tanpa melalui PT Pos.
 
“Kami tidak menerima berkas secara langsung (dari pengirim, red). Berkas tetap harus melalui PT Pos untuk memudahkan dalam proses pencatatan,” terangnya.
 
Sementara dari pantuan koran ini, kemarin, petugas penerima berkas dari PT Pos disiapkan tempat di bagian lobi lantai I kantor BKPSDM Badung. “Iya, kami bertugas menerima berkas dari Pos,” kata seorang petugas didampingi belasan pegawai berbaju coklat itu.