Bali Tribune, Selasa 19 Juni 2018
Diposting : 18 May 2018 11:54
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Peserta kelas fun melintasi hutan karet Pekutatan
BALI TRIBUNE - Sebanyak 200 offroader   dari pelbagi klub  mobil berpengerak gardan ganda  Bali seperti SJC, Atap Langit, SKIn, Verbal, Laksamana, BLRO, Garuda, Yukara, Jangkrik Bali, PTO, Master 4x4, LHB ,Laksamana, Kaung Bali,  meramaikan event  Gas Bareng Pekutatan, Sabtu- Minggu (12-13/5) akhir pekan lalu.
 
Panita Gas  Bareng Pekutatan  Made Wirawan mengungkapkan,   event yang dihelat desa adat dan didukung penuh Ikatan Motor Indonesia (IMI) pengprov Bali serta Indonesian Offroad Federation (IOF) Pengda Bali  digelar  untuk menyalurkan hobby offroader Bali
 
“ Event ini juga bertujuan  mencari sumbangan (dana punia) bagi Banjar setempat. Karena itu biaya pendaftaraan peserta.  akan disumbangkan untuk  Banjar setempat,” kata Wirawan
 
Wirawan menjelaskan event Gas Bareng Pekutatan  dibagi dalam dua kelas. Kelas Ekstrem(Rp 200.000)  dan kelas Fun (Rp 150.000). Meskipun  hanya sekedar menyalurkan Hoby, tegas dia  event ini tetap mengedapankan regulasi IOF.
 
“ Khusus yang turun dikelas Ektrem peserta diwajibkan menggunkan winch dan roolbar . Begitupun dikelas Fun tetap didampingi mobil yang memiliki winch. Karena event ini benar-benar menekankan Safety,” kata Wirawan lagi.
 
Hutan  karet Pekutatan memiliki trek yang cukup menantang diantaranya grenlaning, muding , hingga crowling.