Diposting : 5 September 2017 16:28
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bandara
Keterangan Gambar: 
Aktivitas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

BALI TRIBUNE - Berdasarkan data keimigrasian, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat ada kenaikan jumlah wisatawan asing (wisman) yang datang ke Bali. Sejak Januari-Juli 2017 sebanyak 3,5 juta wisman yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 22,18 persen dibanding tahun 2016.

Peningkatan signifikan saat ini didominasi oleh wisman dari Tiongkok (China) sebesar 25 persen atau sekitar 896 ribu. Selama 2 tahun terakhir, Tiongkok menempati posisi wisman tertinggi yang datang ke Bali. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 lalu tercatat sebanyak 559 ribu wisman Tiongkok yang datang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Itu berarti tahun ini terjadi peningkatan wisman Tiongkok mencapai 60,2 persen.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi mengatakan jika kedatangan wisman Australia ke Bali yang terpantau di Bandara Ngurah Rai berada di posisi kedua yaitu 632 ribu atau 18 persen dari jumlah total kedatangan. Sedangkan posisi ketiga adalah wisatawan India sebanyak 234 ribu atau 7 persen dari keseluruhan.

"Tahun 2017 ini Bandara I Gusti Ngurah Rai ditargetkan untuk mendatangkan 5,58 juta wisman. Melihat catatan kami hingga bulan Juli kemarin artinya capaiannya hampir 64 persen. Apabila melihat pertumbuhan yang terus meningkat secara signifikan, kami percaya bisa penuhi target tersebut," ungkap Yanus.

Pihaknya meyakini target itu bisa tercapai dikarenakan adanya dukungan dari maskapai asing yang berminat masuk ke Bali. "Bulan lalu kami untuk pertama kali menerima penerbangan Mehan Air dari Tehran Iran. Bali adalah destinasi pertama di Indonesia yang disasar oleh Mehan Air," sebutnya.

Yanus menyampaikan tahun ini secara persentase kedatangan wisman asal Timur Tengah juga mengalami pertumbuhan hingga dua kali lipat atau 100 persen dari tahun lalu. "Tahun 2016, periode Januari sampai Juli ada 17 ribu lebih (wisman Timteng), tahun ini 35 ribu. Sepertinya ini dampak positif dari kunjungan Raja Arab Saudi ke Bali beberapa waktu lalu," beber Yanus.


Menurutnya, besarnya potensi kedatangan wisman menjadi salah satu faktor pihak Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mempercepat pengembangan dan penambahan fasilitas operasional. "Saat ini AP I tengah mendorong percepatan penambahan 11 parking stand (tempat parkir pesawat) dan 40 check in counter," terangnya.