Diposting : 15 November 2018 22:45
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
TES SKD - Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara meninjau Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berbasis CAT (Computer Assisted Test) CPNS Denpasar di Kantor Makodam IX Udayana Denpasar, Rabu (14/11).
BALI TRIBUNE - Sebanyak 3.901 peserta CPNS Denpasar yang telah dinyatakan lolos dalam tahap seleksi administrasi mengikuti  tahap seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berbasis CAT (Computer Assisted Test) di Kantor Makodam IX Udayana Denpasar, Rabu (14/11). Ribuan peserta ini akan 'memperebutkan' 249 formasi CPNS yang dibuka Pemkot Denpasar.
 
Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar, I Ketut Mister saat meninjau pelaksanaan tes, mengatakan  pelaksanaan tes SKD berbasis CAT  dilaksanakan selama 3 hari terhitung dari 14-16 November 2018. Adapun pelaksanaan tes tersebut pada hari pertama dibagi menjadi 5 sesi yakni pada sesi pertama hingga kelima diikuti sebanyak 360 peserta . Di hari kedua juga dilaksanakan dengan 5 sesi dan diikuti 360 peserta per sesi. Sedangkan di hari ketiga dilaksanakan hanya satu sesi dan diikuti sebanyak 301 peserta.
 
“ Mengingat banyaknya jumlah peserta kami membagi setiap harinya menjadi 5 sesi yang diikuti sebanyak 360 peserta di setiap sesi. Setiap sesi diberi waktu selama 90 menit dengan jumlah soal sebanyak 100, ” ujarnya.
 
Lebih lanjut Rai Iswara mengatakan, adapun Formasi CPNS Kota Denpasar Tahun 2018 berjumlah 249 formasi yang meliputi 205 formasi Tenaga Pendidikan dan 44 formasi Tenaga Kesehatan. Dengan formasi tersebut kami berharap dari pelaksanaan test ini dapat mengisi seluruh formasi yang disediakan Badan Kepegawaia Nasional (BKN).
 
“Kami berharap dari pelaksanaan ini dapat mengisi seluruh formasi yang disediakan BKN, mengingat Pemkot Denpasar sangat memerlukan tenaga pendidikan dan kesehatan tersebut,” kata Rai Iswara.  
 
Rai Iswara menambahkan untuk proses pelulusan pelamar CPNS nantinya murni karena kemampuan dari pelamar itu sendiri.
Selain itu dengan adanya CAT pastinya nilai yang keluar langsung bisa dilihat.  “Kami tidak pernah menjanjikan kelulusan pada pelamar CPNS. Semua kelulusan hingga menjadi CPNS murni kemampuan dari pelamar itu sendiri ditambah dengan adanya system CAT yang nilainya langsung keluar,” ujarnya.