Diposting : 3 January 2017 14:44
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune

Denpasar, Bali Tribune

Di Denpasar kini ada 1.126 koperasi. Dari jumlah itu, 79 koperasi di antaranya sudah mati alias tidak aktif. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (MKM) Kota Denpasar, I Made Erwin Suryadarma Sena, mengungkapkan, ke-79 koperasi yang sudah mati ini terancam dibubarkan.

Menurutnya, ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pada awal tahun 2017. Pihaknya terpaksa membubarkan 79 koperasi tersebut lantaran koperasi itu sudah tidak aktif dan tidak ada anggotanya. “79 koperasi ini benar-benar mati, sudah tidak ada anggotanya,” ungkap Erwin.

Lebih lanjut, dikatakan Erwin, pembubaran koperasi ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk Tahun 2017, hanya 20 koperasi yang dibubarkan. “Kami hanya merekomendasikan, uang berhak membubarkan koperasi adalah pemerintah pusat,” ujarnya.

WEB - Made Erwin Suryadarma Sena
Made Erwin Suryadarma Sena (dok)

Pria yang juga pernah menjabat Kadisosnaker Denpasar ini mengatakan, jumlah koperasi di Kota Denpasar 1.126 koperasi dengan anggota 148.770 orang. Adapun total aset seluruh koperasi di Denpasar mencapai Rp 2,3 triliun dan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp89 miliar lebih.

Mantan Kabag Humas Kota Denpasar ini menjelaskan, dalam usaha mempertahankan koperasi di tengah kompetitor yang semakin banyak, koperasi bisa memberikan suku bunga pinjam yang lebih kecil dari lembaga keuangan yang lain,seperti Lembaga Perkreditan Desa (LPD), maupun bank.

“Jangan memberikan bunga yang tinggi, persaingan koperasi banyak, ada lembaga keuangan seperti bank, dan LPD. Toh juga untuk dibagikan ke anggota. Koperasi itu yang paling menguntungkan karena hasilnya dibagikan ke anggota. Kalau LPD mana untungnya pernah dibagikan,” ujarnya.

Selain itu, pengurus koperasi harus lebih trasparan dan jujur dalam mengelola koperasi. Selain itu, koperasi harus disiplin melakukan kewajiban seperti rapat akhir tahun (RAT). “Dari ribuan koperasi di Denpasar, hanya 306 koperasi yang melakukan RAT di akhir tahun 2016,” tandasnya.*