Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 19 May 2017 16:52
Djoko Purnomo - Bali Tribune
NASDEM
Keterangan Gambar: 
Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Dharma Paloh (kiri) dengan latar ABN yang didirikan. Insert: AA Ngurah Gede Widiada.

BALI TRIBUNE - Langkah konsolidasi untuk membangun kekuatan dan kecintaan Partai NasDem terhadap ideologi Pancasila serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terukir kuat dalam komitmen utama (raison de tere) yang diwujudkan dalam bela negara. Untuk menguatkan komitmen utama itu, didirikanlah Akademi Bela Negara (ABN) untuk kader-kader militan Partai NasDem.

Ketua Umum Partai NasDem Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada, Kamis (18/5) mengatakan, bangsa Indonesia yang lahir dalam kebhinnekaan sebagai modal sosial dan modal kultural yang harmonis, membentuk rasa kebangsaan (nation) yang kuat yakni rasa cinta kemanusiaan.

Bangsa Indonesia, Lanjut dia, ingin hidup bersama tanpa membedakan religius, etnis, budaya, tetapi lebih dilandasi rasa kesamaan nasib dalam perjuangan untuk berkomitmen mendirikan negara yang melindungi semua pihak.

“Negara wajib dibela oleh semua pihak. Bila ada yang ingin merongrong ideologi negara dan keutuhan persatuan dan kesatuan dalam NKRI, maka seluruh rakyat Indonesia akan terlibat menjaganya. Spirit besar dan kecintaan kepada ideologi Pancasila, NKRI dan Kebhinnekaan ini digelorakan kembali oleh seorang tokoh bangsa Surya Dharma Paloh, Ketua Umum Partai NasDem,” papar Widiada, yang juga anggota DPRD Kota Denpasar ini.

Ditambahkan Widiada, komitmen dan konsistensi Surya Paloh, dituangkan dalam ide dan gagasan cerdas dengan mendirikan ABN Partai NasDem. Tentu, kata penglingsir Puri Peguyangan Denpasar ini, didirikannya ABN Partai NasDem merupakan langkah besar untuk menjadikan kader-kader partai dan juga generasi anak negeri ini menjadi anak bangsa yang kokoh, cinta ideologi dan mampu menjadi filter (penangkal) bagi kepentingan kelompok orang yang beraliran radikal.

“Kami, para kader Partai NasDem memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Surya Paloh yang menurut pandangan kami, beliau adalah tokoh bangsa yang mencintai negeri ini. Dalam spirit pemaknaan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada tanggal 20 Mei ini, mari kita kokohkan persatuan dan kesatuan bangsa, tetap waspada. Kami rela berkorban melawan perilaku yang menyimpang dari kebhinnekaan dan ingin mengganti ideologi Pancasila dan NKRI. Kami akan bangkit melawan bersama seluruh kompenen yang cinta Merah Putih dan Indonesia Raya,” tegasnya.

Sebagai kader loyal Partai NasDem, Widiada kembali menandaskan, dirinya bangga menjadi bagian dari anak negeri yang tumbuh kembang di Pulau Dewata tercinta ini.