Ada 1453 Kasus HIV dan 1044 AIDS di Badung | Bali Tribune
Diposting : 29 May 2017 20:30
I Made Darna - Bali Tribune
AIDS
LILIN - Malam renungan AIDS Nusantara 2017 dengan aksi menyalakan lilin bersama, Sabtu (27/5).

BALI TRIBUNE - Malam Renungan AIDS Nusantara 2017 yang diikuti ratusan siswa-siswi berlangsung khidmat di SMPN 2 Kuta, Sabtu malam (27/5).

Dengan tema “Ending AIDS Together” kegiatan ini diisi dengan aksi menyalakan lilin bersama. Nampak hadir Kadisdikpora I Ketut Widia Astika, Kadis Kesehatan Putra Suteja.

Ketua Panitia, I Nyoman Wertha, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mengajak para siswa serta semua orang untuk peduli terhadap bahaya penyakit HIV/AIDS. Persoalan HIV/AIDS menjadi masalah setiap tahunnya, dan menjadi perhatian umat manusia di dunia, termasuk di ruang lingkup sekolah khususnya di Kabupaten Badung.

“Persoalan ini menjadi sangat penting untuk segera ditanggulangi, dengan langkah pencegahan agar tidak memakan banyak korban, karena HIV/AIDS dapat menyerang siapa saja, dan tidak mengenal ruang dan waktu dan tanpa membedakan latar belakang seseorang,” ujar Wertha.

Sementara Kadisdikpora Badung Widia Astika meminta semua pihak saling berkoordinasi dan menggelar sosialisasi secara besar-besaran dan berkesinambungan untuk mencegah penularan HIV/AIDS.

“Dengan gelaran seperti ini semoga dapat menggugah dan memberikan informasi yang dapat bermanfaat bagi pencegahan dan penularan HIV/AIDS secara dini,” ujarnya.

Disebutkan, di Badung sampai Desember 2016 terdapat 1453 kasus HIV dan 1044 AIDS. Fenomena penyakit HIV/AIDS seperti gunung es, sudah wajar untuk semua elemen peduli terhadap persoalan ini. “Harapan kami, kegiatan ini mendapat dukungan dan respons baik dari orang tua dan semua kalangan masyarakat, sehingga apa yang kita cita-citakan bisa dapat terwujud demi Badung yang sehat. Kalau siswa dan masyarakatnya sehat tentu Badung menjadi kuat untuk pembangunan dimasa yang akan datang,” kata Astika.

Acara juga diisi dengan penampilan band akustik dan koor serta persembahan puisi oleh siswa-siswi SMPN 2 Kuta yang merupakan komunitas peduli dengan HIV/AIDS. Lanjut kegiatan penyalaan lilin sebagai bentuk perenungan.