Diposting : 6 December 2018 00:42
Ketut sugiana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
JENGUK - Bupati Suwirta kembali jenguk Putu Agus Budiarta 9 yang diamputasi kakinya.
BALI TRIBUNE - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyempatkan diri menjenguk Putu Agus Budiarta (9), pasca pulang dari rumah sakit setelah menjalani operasi amputasi pada kaki kanannyabeberapa waktu lalu. Kedatangan Bupati Suwirta beserta Ny. Ayu Suwirta diterima keluarga Putu Agus Budiarta di Banjar Bucu, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung, Minggu lalu.
 
Di usianya yang masih sangat muda itu, Putu Agus Budiarta harus kehilangan kaki kanan akibat kecelakaan yang dialaminya, Senin (8/10) lalu. Raut wajah Putu Agus Budiarta pun tampak sayu. Bahkan saat itu raut wajahnya menunjukan, jika ia merasa bosan untuk terus duduk dan berbaring di teras rumahnya.
 
Kisah pilu dikeluarga itu tidak hanya dialami oleh Putu Agus Budiarta saja, namun juga dialami oleh sepupunya sendiri I Wayan Ardis (16). Anak dari pasangan I Nengah Sudana (42) dengan Ni Nengah Sunarti (40) ini  mengalami lumpuh sejak usianya menginjak 7 tahun. Putu Agus Budiarta dan Wayan Ardis yang masih ada hubungan keluarga ini tinggal disatu pekarangan.
 
Bupati Suwirta pun sempat kaget dan sedih melihat Putu Agus Budiarta duduk berdampingan dengan sepupunya I Wayan Ardis yang mengalami lumpuh total. Kondisi Wayan Ardis sendiri tidak bisa dibantu dengan alat bantu jalan seperti tongkat ketiak maupun kursi roda. Hal itu dikarenakan kaki dan tangan Wayan Ardis terlihat kaku dan sulit untuk duduk di kursi roda.
 
Melihat kondisi itu, Bupati Suwirta terus memotivasi dan terus memberikan semangat kepada kedua anak tersebut. Sembari memberikan motivasi, Bupati Suwirta juga mengajarkan Putu Agus Budiarta belajar berjalan dengan menggunakan tongkat ketiak yang didapat dari rumah sakit. Saat mencoba berjalan menggunakan tongkat ketiak, nampaknya Putu Agus Budiarta agak putus asa karena  tidak kuat dan merasa goyang saat belajar berjalan. Namun, dengan segala keterbatasan itu, Putu Agus Budiarta tetap optimis pada masa depannya.
 
Tidak hanya memberi motivasi agarPutu Agus Budiarta tidak minder dan mau bersekolah, Bupati kelahiran Nusa Ceningan ini juga memberikan bantuan dan berjanji akan memberikan alat bantu berjalan berupa kaki palsu. “Itulah bentuk motivasi agar Agus Budiarta tidak minder,” katanya.
 
Bupati Suwirta juga mengatakan, saat ini pihaknya telah merancang aplikasi untuk mendata  masyarakat lansia, masyaraka kurang mampu maupun penyandang disabilitas. Dengan aplikasi tersebut pihaknya berharap bisa lebih mudah untuk mengetahui potensi desa, kondisi masyarakatnya maupun permasalahannya. “Pemkab Klungkung tengah merancang sebuah aplikasi untuk mendata masyarakat secara menyeluruh, mudah mudahan aplikasi yang sedang dirancang ini nantinya bisa berjalan maksimal,” imbuhnya.
 
Sebelumnya Putu Agus Budiarta mengalami kecelakaan saat bersepeda menuju rumah kakeknya yang berada di seberang jalan. Namun naas, saat bersepeda Putu Agus Budiarta terpeleset dari trotoar hingga terjatuh kejalan dan saat bersamaan ada truk datang dari arah utara, yang tidak bisa menghindar dan melindas kaki Putu Agus Budiarta.