Diposting : 2 April 2018 22:29
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
perjalanan
Keterangan Gambar: 
Pengibaran bendera start pelepasan.Inset foto bersama peserta, anggota komunitas dan petinggi Agung Toyota

BALI TRIBUNE - Kepala  cabang Agung Toyota Sunset Road, Andrei Gromico  melepas  tim journey Indonesia- Timor Leste, Minggu (1/4) kemarin. Pelepasan ini  juga  dihadiri beberapa perwakilan  komunitas mobil Toyota yang ada di Bali.


Sebelum memulai perjalanan  digelar  kegiatan sosial berupa sumbangan peralatan pendidikan untuk Yayasan Rare Bali serta penyerahan souvenir cendramata dari komunitas  untuk Agung Toyota Bali.
 
Andrei Gromico dalam kata sambutan mengungkapkan,  Agung Toyota sangat mendukung berbagai kegiatan komunitas termasuk journey seperti ini. Hal ini menurutnya, memberikan kesan positif  serta membuktikan ketangguhan mobil Toyota.

“Apalagi dibeberapa kota yang disingahi juga diadakan seminar singkat safety drive serta kegiatan sosial.Ini tentunya sangat positif dan pasti kami dukung,”kata dia.

Mengangkat tema  Beyond  Beautiful East Timor With Toyota, sebanyak 18 peserta  dari 3 komunitas Toyota, Velozity,  Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI ) dan Toyota Sienta Community Indonesia( TOSCA) menggelar kegiatan journey  Jarata- Dili.

Dengan menggunakan 5 unit mobil, Kijang Buaya, All New Kijang Innova, Avanza Veloz, Grand New Veloz, dan All New Sienta mereka memulai perjalanan dari Jakarta ,Kamis (29/3)  tiba di Bali, Sabtu (31/3), dan selanjutnya menuju Lombok- Sumbawa-Bima- Florest serta menyebrang ke Pulau Timor.

Didy Soenardy   ketua tim  mengungkapkan  Journey 2018 akan menempuh perjalanan sekitar 6.800 KM melintasi 6 pulau dan 5 selat menuju Timor Leste selama 21 hari.

“Tidak hanya  menguji kemampuan mobil Toyota .Di setiap kota yang disingahi kami juga mengadakan coaching clinic Safety Drive untuk komunitas setempat termasuk menggelar  bhakti sosial,” lanjut Didy.

Terkecuali  komunitas TOSCA,  perjalanan  jauh seperti ini sudah pernah diadakan Velozity dan TKCI. Bahkan,  tahun  lalu a 2017 telah berhasil menuntaskan journey 3 negara, yaitu Indonesia-Malaysia-Brunei Darussalam. Kendati demikian  journey kali ini lebih menantang lantaran medan jalan yang dilewati  banyak yang rusak.