Diposting : 9 October 2018 14:11
Redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
SIAGA – Untuk mengamankan pelaksanaan “Annual Meetings IMF-WB 2018”, sejak Senin (8/10) kemarin telah siaga 10 kapal perang milik TNI AL yang telah mengepung wilayah Bali dan belasan heli milik 3 matra TNI (AD, AL, dan AU).
BALI TRIBUNE - Sedikitnya ada 10 kapal perang milik TNI Angkatan Laut (AL) yang disiagakan di perairan Bali, termasuk di sekitar wilayah Kuta dan Nusa Dua yang menjadi lokasi perhelatan akbar Annual Meetings IMF-WB 2018.
 
 Menindaklanjuti arahan Kasum TNI, Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan Ashaf, MPA., MBA., selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Pengamanan (Pangkogasgabpam) Annual Meetings IMF-WB 2018, agar pelaksanaannya aman, nyaman, lancar, dan sukses, Senin (8/10) sedikitnya telah dikerahkan 10 kapal perang RI yang sudah mengepung Pulau Bali untuk melakukan penyekatan.
 
Demikian dijelaskan Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko, selaku Dan Subsatgas Pam Laut jelang, selama, dan pasca perhelatan akbar Annual Meetings IMF-WB 2018 yang berlangsung 8-14 Oktober 2018, di Nusa Dua.
 
Selain mengerahkan sejumlah alutsista milik TNI AL, perwira menengah (Pamen) TNI AL yang pernah menjabat Dansatkopaska Koarmada II itu juga menerjunkan Pasukan “Kepiting” yang siap mengamankan wilayah yang akan dilalui rombongan delegasi perwakilan dari 189 negera.  
 
Pasops Mayor Laut (P) Agung Ariwibowo menambahkan, 10 KRI yang siap mengepung Bali itu masing-masing, KRI Raden Edi Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-335, KRI Nala-363, KRI Badik-623, KRI Terapang-648, KRI Ajak-653, KRI Pulau Rapat-712, KRI Banda Aceh-593, dan KRI Tarakan-905.
 
Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Sukadi, SSos., menuturkan, dari sisi pengamanan wilayah udara hingga semalam telah disiagakan belasan helikopter dari unsur 3 matra milik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU, serta ditambah heli milik Polri dan Basarnas. Selain secara terjadwal melakukan patroli udara di pagi, siang, dan sore hari, ada beberapa heli milik TNI yang dilengkapi dengan perangkat Night Vision Goggles (NVG) yang merupakan piranti sangat penting bagi operasi militer, terutama dalam operasi malam hari.
 
Sejak siang kemarin, sejumlah delegasi Annual Meetings IMF-WB 2018 sudah mulai berdatangan. Sedikitnya hadir total sekitar 34.000 peserta dari 189 negara yang akan mengikuti sejumlah sidang tahunan IMF-WB 2018 di Bali.
 
Terkait hal ini, pengamanan dari sisi darat, laut, dan udara mulai diperketat pascapelaksanaan Apel Gelar Pasukan Komando Gabungan Pengamanan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Minggu (7/10) yang dipimpin Kasum TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan Ashaf, MPA., MBA., selaku Pangkogasgabpam.
 
Sementara dari sisi darat juga telah disigakan ribuan unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari sejumlah unsure terkait yang akan melakukan pengawalan ke sejumlah titik lokasi acara. Termasuk ratusan unit kendaraan tempur yang merupakan alutsista milik TNI-Polri.