Diposting : 25 January 2018 15:32
Ketut Sugiana - Bali Tribune
paslon
ANEV - Wakapolres Klungkung Kompol Ketut Widiada pimpin anev jelang Pilkada.

BALI TRIBUNE - Polres Klungkung Melaksanakan Operasi Cipta Kondisi Tahap II, operasi berlangsung selama 21 hari, dari tanggal 23 Januari s/d 11 Pebruari 2018, dalam rangka Pilkada Gubernur – Wakil Gubernur Bali dan Bupati – Wakil Bupati Klungkung. 

Waka Polres Kompol Ketut Widiada, SiK selaku Waka Ops Res didampingi Kabag Ops Kompol Nyoman Suarsika  selaku Ka Rendal Ops memimpin pelaksanaan analisa dan evaluasi (Anev) jalannya operasi ini, yang diikuti Kasatgas Lidik, Kasat Gas Cekal, Kasat Gas Gakkum dan Padal Kediaman masing-masing paslon, bersama dengan Anggotanya, serta Ka Set Ops. Ka Posko, Ka Anev dan Ka Data, bertempat di Rupatama Polres Klungkung, Rabu (24/1). 

Waka Polres Kompol I Ketut Widiada, SiK. mengatakan, kegiat anev ini sangat penting dilakukan  guna mengetahui  kegiatan yang sudah dilaksanakan serta untuk merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan masing-masing Sat Gas dalam Operasi ini, sehingga apa yang menjadi target dalam pelaksanaan operasi bisa tercapai, yaitu guna menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Klungkung tetap kondusif selama pelaksanaan Pilkada 2018, yaitu Pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur Bali dan Bupati – Wakil Bupati Klungkung.

Waka Polres juga memerintahkan Padal Perkantoran dan Padal Paslon  dalam operasi Cipkon ini, selalu mengontrol personelnya yang bertugas di masing-masing kediaman Paslon dan KPUD Klungkung, bersama Provos mengecek keberadaan anggota.

Kabag Ops Kompol. Nyoman Suarsika selaku Karendal dalam operasi ini, secara berulang kali menegaskan, terutama bagi Personil yang terseprint dalam tahap operasi Cipta Kondisi tahap II ini, terutama yang bertugas dirumah Masing-masing Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kluingkung serta di KPUD agar melakasanakan tugas sesauai dengan sprint yang ada, tidak dibenarkan adanya Anggota yang lepas tugas,  karena dibayar pul. Kalau nantinya ditemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas, resikonya sangat besar yaitu akan disuruh mengembalikan dana yang sudah diterima.

Kabag Ops juga meminta kepada seluruh personel yang bertugas di  rumah kediaman Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung serta KPUD agar selalu mengirimkan fotonya ke Posko Ops Mantap Praja 2018, foto penjagaan dan foto-foto lainnya yang berkaitan dengan pengamanan kegiatan masing-masing paslon, tetapi dengan jumlah personel lengkap baik yang berpakaian dinas maupun preman.