Bali Tribune, Selasa 19 Juni 2018
Diposting : 10 March 2018 17:47
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
e-KTP
Keterangan Gambar: 
Jemput Bola - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Denpasar melakukan jemput bola perekaman E-KTP menyasar siswa sekolah di Denpasar.

BALI TRIBUNE - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar telah mempersiapkan antrean online guna mengatasi masalah antrian  di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Denpasar. Dengan adanya antrian online diharapkan dapat mrmpermudah pelayanan kepada masyarakat.

Plt. Kadis Dukcapil Denpasar, A.A Istri Agung mengatakan masalah antrean e-KTP di Sewaka Dharma Lumintang, pihaknya telah mempersiapkan antrean online yang nantinya dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat. "Untuk mengatasi antrian kami sedang persiapkan antrian online," ujarnya.

Selain itu guna mengatasi banyaknya antrian di Gedung Sewaka Dharma pihaknya juga melakukan percepatan  perekaman KTP Elektronik atau E-KTP bagi seluruh masyarakat Denpasar yang dilakukan Dinas Catatan Sipil (Capil) Denpasar dengan sistem jemput bola. Jadi tidak saja menunggu kedatangan masyarakat, namun juga menggencarkan upaya jemput bola, menyasar siswa SMA/SMK menjadi salah satu langkah untuk percepatan program kepemilikan e-KTP bagi masyarakat. Secara bertahap langkah ini telah dilakukan sejak Bulan Januari lalu yang diawali menyasar siswa SMK N 1 Denpasar.

“Siswa SMA/SMK yang telah mencapai umur 17 tahun kami upayakan dengan pelayanan jemput bola,” ujarnya didampingi Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Ni Luh Lely Sriadi.

Dikatakan tahun ini pihaknya menyasar 26 sekolah SMA/SMK di Kota Denpasar. Menurutnya jumlah warga yang belum melakukan perekaman sudah semakin menurun. Kendati masih ada yang belum melakukan perekaman yang jumlahnya fluktuatif karena adanya penambahan penduduk yang beranjak 17 tahun keatas. Umur tersebut merupakan pemilih pemula yang juga harus disasar. Maka dari itu pihaknya mengupayakan jemput bola khusus untuk anak SMA agar saat pemilihan kepala daerah, Juni mendatang mereka bisa ikut memberikan hak suara.

Dikatakan A.A Istri Agung, selain menyasar sekolah-sekolah SMA pihaknya juga mengupayakan perekaman pada desa/kelurahan di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Menurutnya dari langkah program jemput bola dari tanggal 1 Januari-28 Februari 2018 yang dilakukan baik disekolah dan di desa/kelurahan sudah melakukan perekaman sebanyak 925.
Peran serta warga juga sangat diharapkan untuk melancarkan perekaman. "Menjelang Pilgub ini kami terus berupaya agar seluruh masyarakat Denpasar bisa melakukan perekaman. Sebab, jika ada yang tidak melakukan perekaman mereka terancam tidak bisa memilih, karena minimal bisa memilih mereka harus punya surat keterangan jika memang e-KTP belum dapat karena pembagian blangko," jelasnya.

Masyarakat juga dihimbau aktif mencari tempat perekaman. Saat ini setiap Sabtu dan Minggu pihaknya menyediakan perekaman di desa/kelurahan di seluruh kecamatan. Dengan begitu, kemudahan akses melakukan perekaman bisa didapatkan masyarakat. Selain itu, masyarakat yang berada berbeda kecamatan tempat tinggalnya bisa melakukan perekaman di kecamatan lain. "Masyarakat dipermudah lagi, jika mereka dari kecamatan Denpasar Selatan berada di Denpasar Utara, mereka bisa perekaman di Denpasar Utara, begitu juga sebaliknya. Mereka bisa melakukan perekaman di seluruh layanan Disdukcapil," tandasnya.