Diposting : 12 August 2016 12:59
Arta Jingga - Bali Tribune
DPRD
Keterangan Gambar: 
PENILAI - Tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) Kementerian Perhubungan RI di Kabupaten Tabanan, Kamis (11/8).

Tabanan, Bali Tribune

Program Trans Serasi yang diterapkan oleh Pemkab Tabanan mendapat apresiasi dari tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) Kementerian Perhubungan RI. Program Trans Serasi telah mampu menjadi percontohan bagi daerah lainnya, bahkan daerah yang ada di luar pulau Bali telah melakukan studi banding ke Kabupaten Tabanan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Penilai Kementerian Perhubungan RI, Mohammad Malawat saat memaparkan hasil penilaian WTN Kabupaten Tabanan, Kamis (11/8), di Kantor Bupati Tabanan. Tim dari pusat diterima oleh Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Made Suardika, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tabanan Agus Harta Wiguna.

Wabup Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada tim penilai karena sudah memberi masukan positif dan memberikan apresiasi terhadap program unggulan Pemkab Tabanan  di bidang lalu lintas. Sebagai destinasi pariwisata internasional sudah menjadi kewajiban untuk menjaga kelancaran lalulintas. “Kami telah melakukan berbagai inovasi, salah satunya dengan program Trans Serasi untuk mengatasi kemacetan dan menekan angka kecelakaan di jalan raya. Untuk mengantisipasi jalur ekstrem di wilayah Tabanan bagian barat juga telah dibangun short cut dan Traffic Accident Center,” paparnya. Dirinya juga berharap Tabanan bisa menjadi  smart city dengan melengkapi CCTV di jalan raya, sehingga akan bisa memantau para pengguna kendaraan bermotor.

Mohammad Malawat mengatakan, penilaian WTN untuk Kabupaten Tabanan secara umum sudah sangat baik meskipun masih diperlukan perawatan dan pembenahan di beberapa titik. Menurutnya, program unggulan Trans Serasi merupakan sebuah terobosan jitu untuk menngantisipasi msalah lalu lintas yang biasa dihadapi oleh beberapa kabupaten/kota.

Kadis Hubkominfo Kabupaten Tabanan Agus Harta Wiguna mengatakan, di tahun 2016 ini pihaknya beserta jajaran terus bekerja keras untuk memperoleh WTN dengan melakukan beberapa hal seperti, perbaikan marka jalan dan trotoar secara bertahap karena kondisi sebelumnya cukup parah. Selain itu juga dilakukan pembangunan prasarana angkutan/ halte serta melakukan sosialiasi, bimbingan dan penertiban kepada para pengguna jalan.

Ditambahkan, Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) Kabupaten Tabanan juga dijadikan percontohan karena dinilai telah sukses menjalankan program Trans Serasi. Melalui RASS Pemkab Tabanan mendapat bantuan 2 unit bus sedang,  bantuan trotoar di 3 lokasi dan zona selamat sekolah di 5 titik.