Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 11 October 2017 21:17
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Petanque
Keterangan Gambar: 
Kejuaraan Petanque di Denpasar yang digelar FOPI Bali belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Dua atlet petanque Bali yang ditunjuk PB Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) untuk mewakili Indonesia di Kejuaraan South East Asia Petanque Association 2017, meraih 1 medali emas dan dua perunggu di nomor yang diikutinya.

Menurut Ketua Umum Pengprov FOPI Bali, Nyoman Yamadhiputra, Dua atlet yang turun di kejuaraan yang dihelat di Vientine, Laos, dan berakhir 5 Oktober lalu itu yakni, I Made Krisna Dwipayana dan I Nyoman Bagus Bhaskara Daneswara.

“Peraih 1 emas itu Krisna Dwipayana di nomor Shooting, sedangkan Bhaskara Daneswara meraih 2 perunggu di nomor single dan triple junior putra. Satu nomor lagi, double putra, Daneswara gagal meraih medali. Jadi total dua atlet Bali itu turun di 4 nomor kejuaraan itu,” tutur Yamadhiputra, Selasa (10/10).

Hasil yang diraih keduanya untuk Indonesia sendiri jelas menjadi kebanggaan FOPI Bali. Apalagi dalam pertandingan itu, Indonesia harus bersaing ketat dengan pesaing beratnya dari tuan rumah Laos, dan Thailand.

“Kami berharap ke depannya, performa kedua atlet Bali itu terus meningkat dan banyak berlaga di event internasional, baik mewakili Bali atau Indonesia. Pasalnya, dengan demikian bakal mampu menambah pengalaman bertandingnya,” tambah Yamadhiputra.

Semua itu nantinya, bisa dijadikan modal dalam melakoni ajang Pra-PON dalam bentuk pengumpulan poin, baik di kejuaraan nasional (kejurnas) atau di event-event nasional yang dihelat ke depannya.

“Artinya Bali kini sudah memiliki atlet yang memiliki prospek bagus ke depannya, dan memiliki peluang besar dalam perebutan medali emas saat PON XX/2020 di Papua mendatang,” pungkas Yamadhiputra.