Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 6 June 2018 23:58
I Made Darna - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Perang Api atau disebut tradisi Siat Geni akan dipentaskan Badung di Pembukaan PKB.

BALI TRIBUNE - Pemkab Badung mulai menyiapkan duta untuk tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 di Denpasar. Sebagai persembahan dalam pembukaan pawai PKB yang diselenggarakan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, pemerintah “gumi keris” rencananya menampilkan ritual perang api atau yang dikenal dengan “siat geni”.

Ritual perang api atau siat geni ini sejatinya hanya dapat disaksikan setiap pujawali Puranamaning Kapat, bertempat di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Tuban, Kabupaten Badung. Siat geni telah diwarisi secara turun temurun oleh masyarakat setempat untuk pembersihan secara niskala.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, mengatakan, ritual siat geni sesuai dengan tema PKB ke-40 “Teja Dharmaning Kauripan” yang diartikan Api Spirit Penciptaan.  

Saat ini, tradisi unik ini yang masih dilestarikan oleh semua masyarakat Desa Adat Tuban. Karena itu, pihaknya mendaftarkan perang api sebagai warisan budaya tak benda ke pemerintah pusat.

“Ini (siat geni) merupakan tradisi unik dan sesuai dengan tema PKB, yakni Api Spirit Penciptaan. Ritual ini akan kami tampilkan pada pawai PKB,” ujarnya, Selasa (5/6).

Dalam PKB nanti, pihaknya akan mengirim ribuan seniman untuk mengikuti setiap rangkaian perhelatan budaya. Badung akan mengikuti semua kategori penampilan budaya. Saat pawai pembukaan saja akan ada 500 seniman Badung yang dilibatkan. “Total ada 4.650 seniman yang dilibatkan yang terdiri dari 27 sekaa atau kelompok seni,” kata Anom Bhasma.

Namun yang menarik, lanjut pejabat asal Desa Taman, Abiansemal ini persiapan PKB di Kabupaten Badung dikemas dalam bentuk beda. Persiapan peserta yang ikut dalam pesta kesenian yang akan digelar pada tanggal 7 Juni besok. “Kegiatan (persiapan peserta) akan dilakukan di masing-masing sekaa,” tegasnya.

Disinggung soal anggaran, Anom Bhasma menyebutkan Pemkab Badung telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 8.178.655.900,00, bersumber dari APBD Badung tahun 2018. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3.515.416,00.

“Anggaran memang meningkat hampir dua kali lipat. Biar tidak ada sekaa yang sampai berhutang gara-gara tampil di PKB,” tukasnya.