Bali Tribune, Senin 21 Mei 2018
Diposting : 6 October 2016 14:31
I Made Darna/adv - Bali Tribune
Bupati
Keterangan Gambar: 
TATAP MUKA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat tatap muka dengan Perbekel se-Kabupaten Badung, Rabu (5/10) kemarin di Puspem Badung.

Mangupura, Bali Tribune

Sebanyak 46 Perbekel se-Kabupaten Badung, Rabu (5/10)  melakukan tatap muka dengan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Kegiatan ini dilakukan untuk menyelaraskan program-program pemerintah sekaligus melakukan koordinasi mengenai penggunaan  dana desa tahun 2016. 

Dalam kegiatan tersebut  juga dihadiri Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Kompyang R. Swandika, Kepala Inspektur Luh Suryaniti, Kepala BPMD-PD, Putu Gede Sridana, Camat se-Kabupaten Badung.

Kepala BPMD-PD Badung, Putu Sridana dalam laporannya menyampaikan, rapat koordnasi para perbekel dan sekdes se-Kabupaten Badung ini untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada para perbekel terkait kebijakan yang ditempuh oleh Pemkab Badung ,khususnya penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Badung. 

“Seiring dengan diterbitkanya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang pemerintahan desa serta pengelolaan dana desa yang semakin ketat, maka kami melaksanakan penyusunan peraturan bupati tentang pengelolaan keuangan desa sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya peraturan daerah nomor 8 tahun 2015 tentang keuangan desa . Selain itu kita juga melakukan sosialisasi penerapan aplikasi sistem keuangan desa ( Sikudes) yang dikembangkan oleh BPKP RI di Kabupaten Badung" tegasnya.

Sementara Bupati Nyoman Giri Prasta saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya telah mengetahui sejumlah  permasalahan para perbekel di Kabupaten Badung terkait dana desa ini. Dengan program desa mandiri diharapkan seluruh desa di Kabupaten Badung dapat membangkitkan gairah perekonomian di masing-masing desa itu sendiri.

"Pertemuan penting untuk mensinkronkan apa yang menjadi kewenangan aparat desa untuk membangun desanya. Dengan pertemuan ini kami harapkan  bisa menjadi titik terang untuk membangun wilayah desa  demi pembangunan Badung yang santi dan Jagatdita," katanya.