Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 26 April 2017 19:53
Made Ari Wirasdipta - Bali Tribune
panti asuhan
Keterangan Gambar: 
Sejumlau anak-anak dari panti asuhan Yayasan Rumah Yatim di Hari Bumi di Bali Safari & Marine Park.

BALI TRIBUNE - MEMPERINGATI Hari Bumi atau yang dikenal dengan sebutan Earth Day, puluhan anak – anak dari panti asuhan Yayasan Rumah Yatim, begitu bergembira mengikuti berbagai kegiatan dan pengetahuan di Bali Safari & Marine Park Bali.

Tim Bali Safari bersama anak-anak mengisi perayaan internasional ini dengan berbagai kegiatan yang mengacu dan mendorong mereka untuk peduli pada kelestarian lingkungan. Di antaranya dengan berkreasi menciptakan kerajinan tangan menarik dengan barang daur ulang, dan juga menyaksikan tim Safari Ranger menunjukkan cara membuat kertas dengan memanfaatkan kotoran gajah.

Aksi ini merupakan bagian dari rangakaian kegiatan ‘hijau’ dari lembaga Konservasi Bali Safari sebagai wujud apresiasi terhadap bumi dan lingkungan. ‘Green Safari’ merupakan salah satu komitmen besar Bali Safari & Marine Park untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang ide–ide dan kampanye kelestarian lingkungan.

Dengan diadakannya kegiatan ini Bali Safari bermaksud menyatakan komitmennya tersebut kepada masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini diharapkan anak-anak terpacu agar kreatif dalam memanfaatkan barang bekas yang berujung pada berkurangnya limbah pada lingkungan.

Tak sampai di sana, tim Bali Safari juga menyediakan pledge tree (pohon janji) dimana para pengunjung dapat menggantungkan janjinya bagi lingkungan demi masa depan yang lebih baik. Operational Manager Bali Safari & Marine Park, Ketut Suardana mengatakan bahwa aktivitas ini sangat bagus untuk meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan sekaligus melanjutkan misi “ ‘Green Safari is a Cleaner Bali’.

“Perayaan hari bumi sendiri adalah perayaan yang sangat penting dan membutuhkan peran dari semua pihak. Semua orang berkewajiban untuk berpartisipasi menjaga tempat yang kita sebut sebagai “rumah” yaitu Bumi, kami juga berharap dengan program–program seperti ini, kami bisa memberikan kontribusi yang nyata terhadap Bali dan lingkungannya, kami juga sangat aktif dalam menggalakkan kampanye tentang budaya ‘Green Living’atau hidup hijau dan akan terus melanjutkannya.” ujarnya melalui rilis yang diterima redaksi Selasa 25 April 2017.

Hari bumi adalah agenda tahunan yang diperingati setiap tanggal 22 April, hari dimana semua orang di seluruh dunia melakukan kampanye dan menyuarakan dukungannya untuk perlindungan terhadap lingkungan. Hari bumi diperingati pertama kali pada tahun 1970 dan sekarang dikelola secara global oleh Earth Day Network serta diperingati di lebih dari 192 negara di dunia setiap tahunnya.rls