Diposting : 11 March 2019 23:43
habit - Bali Tribune
Bali Tribune/net Selebrasi pemain Bali United

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Bali United membungkam Semen Padang dengan skor 2-1 di babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/3) malam.

Pelatih Kepala Serdadu Tridatu Stefano “Teco” Cugurra mengatakan dirinya ingin menyapu bersih laga dengan kemenangan, sehingga di partai pamungkas melawan Bhayangkara FC pada Kamis (14/3), timnya harus menang.

“Kami dan Bhayangkara FC sama-sama memperoleh poin 6 dari dua kali menang. Tentu Bali United ingin maju ke babak delapan besar dengan predikat juara grup sehingga harus mengalahkan Bhayangkara FC, dan saya pikir Bhayangkara FC pun begitu,” ujar Teco seusai laga, semalam. Teco menambahkan, tim yang berhak lolos ke putaran delapan besar adalah lima tim juara grup, dan tiga tim runner up terbaik.

Dalam laga semalam, dua gol Bali United dicetak Melvin Platje pada menit ke-5 dan Fadil Sausu menit ke-8. Semen Padang memperkecil kedudukan berkat gol gelandang Dedi Hartono di menit ke-17. Hasil tersebut membuat Bali United mengisi posisi dua teratas klasemen Grup B dengan mengoleksi enam poin sama dengan Bhayangkara FC.

Sementara Semen Padang, serupa dengan Mitra Kukar, belum mencatatkan satupun kemenangan di Grup B Piala Presiden 2019 yang membuat mereka tersingkir dari turnamen.

Pertandingan Bali United melawan Semen Padang berlangsung dalam tempo cepat sejak awal laga. Serdadu Tridatu yang tidak diperkuat oleh dua pemain andalannya Ilija Spasojevic, Ricky Fajrin dan Stefano Lilipaly karena memperkuat tim nasional Indonesia, mencetak gol cepat tepatnya di menit kelima.

Melvin Platje yang mendapatkan umpan terobosan dari tengah lapangan, melesakkan bola dengan dingin ke gawang Semen Padang yang dikawal Rendy Oscario. Platje kemudian melengkapi penampilan bagusnya dengan membuat satu assist untuk gol Fadil Sausu di menit kedelapan.

Tertinggal 2-0 dalam waktu singkat membuat Semen Padang berupaya menghadirkan gol. Dan itu terjadi di menit ke-17 ketika Dedi Hartono membuat gol via tendangan jarak jauh. Skor 2-1 bertahan sampai pertandingan memasuki masa jeda.

Di babak kedua, Semen Padang semakin agresif mengincar gol. Akan tetapi, barisan pertahanan Bali United berhasil mementahkan semua peluang anak-anak asuh Syafrianto Rusli.

Tidak mampu mencetak gol, Semen Padang justru semakin tertekan setelah Syaiful Indra Cahya diganjar kartu merah oleh wasit asal Surabaya Tabrani, di menit ke-72.

Syaiful menerima kartu kuning kedua karena melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan. Bermain dengan 10 orang membuat posisi skuat Kabau Sirah semakin rumit. Mereka pun tak mampu menorehkan gol sampai pertandingan usai. nom