Diposting : 3 November 2018 12:45
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Ahn Byungkeon

BALI TRIBUNE - Manajemen Bali United mengambil satu keputusan jelang akhir kompetisi Liga 1 2018 dengan resmi melepas pemain belakang asal Korea Selatan, Ahn Byungkeon. Hal tersebut disampaikan CEO Bali United, Yabes Tanuri, kemarin.

Keputusan melepas Ahn, kata Yabes Tanuri, merupakan hasil diskusi kedua pihak baik pihak manajemen Bali United dengan pihak Ahn Byungkeon sendiri.

"Ya, kami resmi melepas Ahn Byungkeon setelah mencapai kesepakatan bersama. Setelah menjalani operasi bahu, Ahn memutuskan untuk kembali ke negaranya Korea Selatan dan menjalani latihan dengan salah satu klub di sana," ujar Yabes Tanuri.

Nama Ahn Byungkeon sendiri sebenarnya sudah tidak didaftarkan di putaran kedua kompetisi Liga 1 2018 setelah mengalami cedera bahu. Setelah menjalani operasi bahu di Korea Selatan yang ditanggung sepenuhnya oleh manajemen Bali United, Ahn sempat kembali ke Bali. Namun kesepakatan yang terjadi antara manajemen Bali United dan pihak Ahn Byungkeon memutuskan bila ia resmi meninggalkan Bali United.

Ahn Byungkeon sebelumnya bergabung dengan Bali United pada tahun 2016 lalu. Selama dua setengah musim berkostum tim Serdadu Tridatu, Ahn Byungkeon total telah mencetak tiga gol di semua kompetisi.

Sementara itu, Bali United harus kehilangan dua bek tengah sekaligus saat menghadapi Persib Bandung hari Selasa (30/10) lalu di Stadion Batakan, Balikpapan. Agus Nova dan Ahmad Agung yang diplot sebagai bek tengah pada laga tersebut harus ditandu keluar lapangan karena mengalami cedera. Kedua pemain itu kemungkinan besar belum bisa pulih saat laga kontra Madura United hari Sabtu (3/11).

Selain kehilangan Agus Nova dan Ahmad Agung yang cedera, tim Serdadu Tridatu juga harus kehilangan Ricky Fajrin yang dipanggil Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2018. Artinya Bali United akan kehilangan tiga pemain berposisi bek tengah saat menghadapi Madura United.

Situasi ini tidak merugikan tim Serdadu Tridatu. Hal tersebut lantaran bek tengah asal Mali, Mahamadou N'Diaye sudah bisa kembali pasca menjalani hukuman tidak boleh bermain satu laga usai mendapat kartu merah saat menghadapi Borneo FC. Selain itu ada juga nama Syaiful Indra Cahya yang bisa bermain di berbagai posisi termasuk bek tengah.

Satu nama lagi juga siap untuk mengisi posisi bek tengah. Dia adalah sosok bek muda potensial Dallen Doke. Dallen yang merupakan jebolan tim Bali United U-19 memang merupakan pemain yang selalu tampil apik ketika mendapat kesempatan turun bermain. Dallen pun mengaku sangat siap bila tim pelatih Bali United memberikan kepercayaan untuk dirinya tampil di laga berikutnya.