Diposting : 14 May 2019 13:06
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ BERLATIH FISIK - Latihan fisik skuat Bali United jelang laga kontra Persebaya, Kamis (16/5) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.
balitribune.co.id | Canggu - Laga perdana Liga 1 Bali United kontra Persebaya pada Kamis (16/5) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, dipastikan bisa disaksikan para Semeton Dewata menyusul dikabulkannya banding yang diajukan manajemen Bali United kepada Komdis PSSI.
 
Sebelumnya, Komdis PSSI menghukum Bali United dengan dua kali laga kandang tanpa penonton dan denda uang akibat ulah suporter di pekan ke-33 Liga 1 2018 menghadapi Persija Jakarta. Kabar diperbolehkannya suporter kedua tim menyaksikan langsung laga kali ini, sebenarnya sudah tercium sejak lama.
 
CEO Bali United Yabes Tanuri yang dikofirmasi enggan berkomentar mengenai masalah ini. Yabes saat itu ketika ditemui di Bali United Café mengatakan bahwa tunggu kabar saja dari manajemen.
 
Selang beberapa hari, beredar bukti pesan singkat WhatsApp antara salah seorang manajemen Bali United dengan perwakilan suporter yang menyebutkan bahwa Senin (13/5), adalah batas akhir pemesanan tiket.
 
Akhirnya Bali United melalui situs resmi miliknya mengonfirmasi kebenarannya. Itu artinya bukan hanya laga kontra Persebaya saja yang dicabut sanksinya, tetapi juga laga kontra Bhayangkara FC pada tanggal 21 Mei mendatang.
 
“Ya banding kami diterima oleh pihak PSSI (Komdis). Hukuman kami diringankan dengan diperbolehkannya penonton menyaksikan laga nanti. Tetapi hukuman denda berupa uang tetap berlaku untuk kami,” terang Yabes seperti dikutip dalam situs resmi Bali United.
 
Yabes juga meminta dengan diringankannya sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI, bisa menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak. “Semoga bisa menjadi pembelajaran kepada suporter agar tidak mengulangi hal yang bisa merugikan tim,” terangnya.
 
Di sisi lain, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra yang dikonfirmasi terpisah kemarin, menyambut baik diringankannya sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI. Menurut mantan arsitek Persija Jakarta ini, adanya dukungan suporter yang tentu saja cukup besar karena menghadapi Persebaya Surabaya, akan menjadi semangat tersendiri untuk skuatnya.
 
“Tentu saja lebih bagus kalau dalam setiap pertandingan ada suporter yang datang ke stadion untuk mendukung kami. Tentu saja kami lebih semangat dengan atmosfer stadion yang bagus juga. Saya pikir, pertandingan nanti bisa lebih berkualitas,” tutupnya.