Bali Tribune, Rabu 22 November 2017
Diposting : 8 June 2017 19:48
redaksi - Bali Tribune
Sosial
Keterangan Gambar: 
KPH - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Drs. I Made Watha, saat penyerahan Program Keluarga Harapan (PKH)

BALI TRIBUNE - Keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Gianyar kini mulai bernafas lega. Menyusul turunnya  bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan pertama tahun 2017. Sebanyak Rp.1.931.500.000 untuk   3.863 KPM di Kabupaten Gianyar mulai dicairkan.  Diawali di Kecamatan Gianyar, sebanyak 980 KPM mulai bisa menerima bantuan non tunai di Ruang Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan, Rabu (7/6).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Drs.  I Made Watha, saat penyerahan bantuan menjelaskan, untuk tahun ini bantuan tidak lagi dalam bentuk tunai.  Bekerjasama dengan bank-bank milik Negara (HIMBARA) yaitu Bank Mandiri , PT Bank Negara Indonesia (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bank Tabungan Negara berkomitmen untuk menjadi bank penyalur bantuan sosial non tunai program keluarga harapan.

Teknis pelaksanaan pengambilan bantuan non tunai ini menurut Made Watha adalah dapat dilakukan melalui agen-agen perbankan, ATM dan outlet bank tertentu. Selain itu, terdapat juga titik-titik lainnya yang dapat digunakan untuk pencairan seperti e-warung KUBE yang dibentuk oleh Kementerian Sosial Ri yang bekerjasama dengan Bulog dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan. “Ini sesuai dengan instruksi dari pusat, jenis bantuan non tunai ini adalah ingin mendidik dan mengubah pola prilaku masyarakat agar lebih bijaksana dalam mengelola uang dan sekaligus juga membiasakan mereka untuk melek teknologi,” jelas I Made Watha.

Bantuan PKH ini secara bergilir diberikan di masing-masing kecamatan. Dimulai dari kecamatan Gianyar sebanyak 980 KPM dengan total bantuan sebesar Rp. 490.000.000, Kecamatan Tegallalang sebanyak 453 KPM dengan total bantuan sebesar Rp.226.500.000. untuk Kecamatan Sukawati sebanyak 425 KPM dengan total bantuan Rp.212.500.000.  Kecamatan Blahbatuh dengan jumlah penerima 653 dengan total bantuan sebesar Rp. 326.500.000. untuk Kecamatan Tampaksiring dengan jumlah penerima 595 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp297.500.000. Untuk Kecamatan Payangan total penerima bantuan sebanyak 307 dengan total bantuan Rp 153.500.000, dan untuk Kecamatan ubud total penerima bantuan sebanyak 450 dengan total bantuan Rp 225.000.000.

Jadi jumlah bantuan non tunai yang diberikan pada triwulan pertama menurut Made Watha adalah sebesar Rp 1.931.500.000. dengan total penerima seluruh Kabupaten Gianyar sebanyak 3.863 KPM. Masing-masing penerima manfaat mendapat Rp 500.000 per triwulan, dengan katagori penerima seperti Siswa SD, SMP dan SMA, untuk ibu hamil dan lansia.