Diposting : 24 October 2019 12:11
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ I Gusti Ayu Bintang Darmavati
Balitribune.co.id | Denpasar - Akhirnya masyarakat Bali lega setelah Presiden Joko Widodo menunjuk I Gusti Ayu Bintang Darmavati sebagai wakil Bali duduk di Kabinet Indonesia Maju. Bintang yang merupakan istri mantan Menteri Koperasi dan UMKM AA Puspayoga ditempatkan sebagai Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
 
Dilantiknya perempuan yang terakhir menjabat Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Denpasar menjadi menteri, mendapat sambutan positif dari warga Bali. Terutama dari jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, tempat Bintang terakhir mengabdi.
 
Sekda Kota Denpasar AA N Rai Iswara mengaku sangat bersyukur karena salah satu putra Bali, khususnya Denpasar dipercaya menduduki jabatan menteri. Dilantiknya Bintang Puspayoga sebagai menteri juga merupakan prestasi yang luar biasa bagi perempuan yang berstatus ASN yang sebelumnya menduduki jabatan Asisten II Setda Denpasar ini. 
 
Menurut Rai Iswara, Bintang Puspayoga merupakan sosok perempuan yang cerdas. Sebagai ASN di Kota Denpasar, ia tidak saja cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki  kecerdasan emosi, juga kecerdasan sosial religius.
 
Kecerdasan intelektualnya dicontohkannya saat mendampingi Puspayoga jadi Walikota sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK menciptakan sebuah maskot Kota Denpasar yakni Tari Sekar Jempiring dan Lagu Jempiring Putih. 
 
"Dengan ide cerdas beliau mengolaborasikan pemikirannya dengan seniman sehingga tercipta Tari Jempiring dan lagu Jempiring Putih, kan kita pernah dengar lagu 'jempiring putih maskot Kota Denpasar'," katanya.
 
Selain itu Bintang Puspayoga juga bertugas di Ilbang sebagai inspektur pembantu di Inspektorat Kota Denpasar, yang kemudian juga menjadi staf ahli. Saat menjabat staf ahli ia membantu Walikota membuat kartu Guna Sewaka Dharma untuk kesehatan dan pendidikan.
 
Setelah sempat cuti karena menjadi istri menteri, ia terpilih sebagai Asisten II yang membidangi Ekonomi dan Pembangunan.  "Saat menjabat Asisten II, Ia menangani masalah ekonomi dan pembangunan, sangat cekatan membantu walikota, memberi masukan juga bantu saya sebagai Sekda," katanya.
 
Sedangkan dari kecerdasan emosional, ia juga tahu menempatkan diri kapan tersenyum, kapan harus tegas, kapan sebagai istri menteri dan kapan sebagai staf Sekda.
 
"Beliau paham itu sehingga kami bangga dengan beliau karena kecerdasan emosi terbingkai dan terpenting sosial spiritual dalam kegiatan sosial ikut bergerak dalam bidang olahraga, misal Ketua Persatuan Tenis Meja se-Bali. Beliau perhatian terhadap permasalahan, sosial juga jadi Ketua WHDI Provinsi Bali dua kali. Memiliki kecerdasan spiritual dan bagi pengamatan saya relatif lengkap," katanya.
 
Ia meyakini, Bintang Puspayoga bisa cepat menyesuaikan diri terhadap tugas-tugas baru. Sehingga anggapan Pak Presiden, dimana menteri melaksanakan tugas cepat dan tepat bisa terwujud. "Khusus di Denpasar tatkala mendampingi suaminya jadi Ketua TP PKK sangat intens terhadap perkembangan perempuan dan anak. Sehingga Kota Denpasar sekarang dijuluki kota layak anak," katanya. 
 
Perempuan dengan nama lengkap Gusti Ayu Bintang Darmavati, SE, MSi lahir di Penatih tanggal 24 November 1968.  Bintang Darmavati lahir dari keluarga Puri Penatih, Denpasar. Bintang Puspayoga merupakan putri keempat dari pasangan Gusti Ngurah Gde Sutedja (Almarhum) dan  Ni Jero Samiarsa. Dalam pernikahannya dengan mantan Menteri Koperasi dan UMKM, AA Ngurah Puspayoga, Bintang Dharmawati dikaruniai satu orang anak atas nama AA Ngurah Abiyoga. 
 
Keluarga Bersyukur 
Penunjukan Bintang Puspayoga menjadi menteri disyukuri pihak keluarga. Sang adik yakni IGN Jaya Negara mengaku bersyukur atas kepercayaan Presiden kepada kakaknya.  "Iya pertama intinya keluarga bersyukurlah, karena Ibu Bintang telah diberikan amanah oleh Bapak Presiden untuk menjadi Menteri PPA," ucap  Jaya Negara yang merupakan adik kandung Bintang Darmavati Puspayoga ini, saat dihubungi, Rabu (23/10).
 
Jaya Negara yang juga Wakil Walikota Denpasar ini menyampaikan dukungan atas   kesempatan yang diamanahkan kepada kakaknya, meski  tak terlepas dari kekurangan. "Mohon dukungan dan doa masyarakat Bali agar Ibu Bintang  bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tidak mengecewakan masyarakat Bali dan bisa memberikan kontribusi terhadap komitmen Bapak Jokowi dimana ke depannya itu ingin mewujudkan Indonesia maju," ucapnya.