Bali Tribune, Selasa 21 November 2017
Diposting : 5 May 2017 18:20
Bernard MB - Bali Tribune
sosialisasi
Keterangan Gambar: 
SOSIALISASI – BKKBN Provinsi Bali mensosialisasi fasilitasi peningkatan kapasitas mitra kerja dan stakholder dalam implementasi program KKBPK di Kabupaten Jembrana.

BALI TRIBUNE - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Bali mensosialisasi fasilitasi peningkatan kapasitas mitra kerja dan stakholder dalam implementasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kabupaten Jembrana.

Kegiatan sosialisasi tersebut di hadiri oleh Pimpinan OPD yang bergabung dalam POKJA Kampung KB se-kab Jembrana, Camat se-Kabupaten Jembrana, Perbekel dan Pokja Kampung KB Desa, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jembrana.

Sambutan Bupati Jembrana yang dibacakan oleh Asisten II Setda Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Mertadana mengatakan, Program BKKBN sebagai Institusi yang menangani Program yang dihadapi saat ini dan perlu mendapat perhatian khusus seperti, stagnasi pencapaian program dan semakin melemahnya implementasi program KKBPK dilini lapangan.  Kampung KB menjadi salah satu  inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan program KKBPK secara utuh. Kampung KB bukan hanya program milik BKKBN saja melainkan program pemerintahh yang melibatkan semua komponen yang bersinergi untuk menggarap wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggulirkan program-program kegiatan yang bersentuhan dan menyasar secara langsung kepada masyarakat. "Tahun 2016 pemerintah Kabupaten Jembrana sudah menetapkan wilayah yang ditetapkan menjadi Kampung KB sesuai dengan surat keputusan Bupati nomor: 124 tahun 2016 tentang pembentukan kelompok kerja kampong KB dengan ketentuan atau persyaratan yang sudah di tentukan dan di launcing 30 Maret 2016 di Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat Kecamatan Negara," ujarnya beberapa hari lalu.

Direktur Bina Hubungan Antar Lembaga, Drs. Ary Goedadi menyatakan bahwa, tujuan sosialisasi untuk melakukan ujik petik perkembangan kampong KB di Bali, dan seperti diketahui bahwa perkembangan kampong KB di Bali sudah sangat bagus karena itu dijadikan sebagai contoh untuk provinsi lainnya.

Kepala Desa Tegal Badeng Barat I Made Sudiana mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan adanya program kampung KB, selain itu salah satu keluarganya mendapatkan bantuan bedah rumah. Ia berharap kehidupan masyarakatnya dapat meningkat, sehingga dengan adanya program kampung KB yang terintegrasi di semua lintas sector terlibat dan menjadi prioritas bagi masyarakat. Sehingga pembangunan masyarakat menjadi lancar dan lebih baik.