Bali Tribune, Selasa 19 Juni 2018
Diposting : 14 June 2018 22:33
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Mohammad Ridwan
Keterangan Gambar: 
Mohammad Ridwan
BALI TRIBUNE - Sesuai dengan rencana pemerintah untuk kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan mengatakan dalam siaran persnya, Selasa (12/6) infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran secara online melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), seleksi administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
 
"Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 hingga 10 juta pendaftar," beber Ridwan.
 
Dia mengungkapkan, dalam seleksi tahun ini sistem Helpdesk dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online yang menyatu dengan web SSCN maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN.
 
Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan perbaikan SOP dan pengembangan fitur perangkat lunak. "Karena diperkirakan penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah. Maka titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta," ungkapnya.
 
Untuk itu BKN dikatakan Ridwan sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi, kabupaten dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Penjajakan serupa dilakukan pula dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki fasilitas UKG dan UNBK.
 
"Dengan kebijakan rekrutmen yang kompetetif, adil, objektif, transparan, tidak KKN dan bebas biaya ini, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi yang berkaitan dengan penerimaan CPNS. Jangan pernah percaya jika ada pihak yang menjanjikan dapat membantu dalam penerimaan CPNS dengan atau tidak dengan imbalan tertentu," tegas Ridwan.
 
Lebih lanjut dia memaparkan, informasi resmi penerimaan CPNS hanya berasal dari web dan kanal informasi Kementerian PAN dan RB serta BKN. Untuk BKN telah disediakan berbagai kanal informasi yaitu web www.bkn.go.id serta media sosial twitter.com/BKNgoid, facebook.com/BKNgoid, instagram.com/BKNgoidOfficial serta youtube.com/c/BKNgoidOfficial.