Diposting : 13 March 2019 15:26
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Bali Tribune/ TARGET - Saat konferensi pers, BPPD Badung memaparkan target promosi di Swiss.
Bali Tribune, Badung – Dinas Pariwisata Badung dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung kembali melakukan promosi di Negara Eropa guna mencapai target 7 juta kunjungan turis asing ke Bali dan Badung khusus pada 2019 ini. Sales mission kali ini dilakukan di Kota Zurich, Switzerland (Swiss) pada 5 Maret 2019. Ketua BPPD Badung, IGN Rai Suryawijaya kepada awak media di Badung, Selasa (12/3) menjelaskan, Switzerland dipilih sebagai target sales mission dikarenakan negara itu termasuk pasar klasik yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pencapaian kedatangan wisatawan ke Pulau Dewata. 
 
Khusus untuk Eropa dikatakan Rai selain sudah menjalin kerjasama yang baik dengan Indonesia pada bidang ekspor dan impor juga telah berkontribusi sekitar 1,5 juta wisman pada tahun 2018. Setelah promosi, diharapkan 2019 ini dapat meningkat dan mencapai 2 juta wisman Eropa ke Bali. 
 
"Pasar Eropa merupakan pangsa yang sangat tepat untuk dikembangkan dan bahkan diperkuat di Bali. Selain memiliki bargaining power yang tinggi juga rata-rata length of stay wisman Eropa bisa mencapai 7 hingga 10 malam," ucap Rai yang juga Ketua PHRI Badung.
 
Hal ini akan sangat memberikan dampat yang positif untuk pariwisata Bali yang berkiblat pada pariwisata berkualitas. Menurut dia, usaha yang dilakukan juga harus mendapatkan komitmen dari para stakeholder pariwisata di Bali jika ingin mengelola pasar Eropa dengan baik salah satunya tentang standardisasi safety and procedures yang dimiliki setiap properti. 
 
Pihaknya pun mengundang 47 perwakilan top wholeseller di Switzerland dan juga membawa 12 perwakilan industri pariwisata Bali. Di negara tersebut diperkenalkan seni budaya dan alam yang ada di Pulau Bali. Guna menggugah minat warga negara ini untuk memilih Bali sebagai destinasi wisata mereka. "Selain lama tinggal, pengeluarannya pun tinggi rata-rata 200 Dolar AS per hari dan tinggal di hotel bintang 3, 4 dan 5," sebut Rai. 
 
Dia pun menyampaikan bahwa Bali aman untuk dikunjungi dan mengharapkan para tour operator di negara itu merekomendasikan Bali sebagai destinasi prioritas bagi warga Eropa terutama Switzerland. Apalagi Bali memiliki kekayaan budaya dan tradisi tentunya menjadi daya tarik yang dicari wisatawan Eropa. 
 
Bahkan sejarah Bali mencatat bahwa hubungan Eropa dan Bali sudah terjalin sejak dulu dalam bidang pariwisata, salah satunya adalah tokoh Eropa Michel Picard yang membranding sebagai pulau surga. "Hingga kini brand tersebut masih melekat. Maka hubungan dua negara ini harus kita jaga dengan baik," katanya. 
 
Pada saat sales mission, Wakil Ketua BPPD Badung, Herdy Dharmawan Sayogha memaparkan mengenai destinasi update di Bali terutama di Kabupaten Badung. Konsep desa wisata yang menggunakan tag line "Living with the Local" mendapatkan perhatian yang serius dari travel agent ketika kegiatan table top. Badung tahun ini sedang gencar mempersiapkan 5 desa wisata baru di tahun 2020 dengan konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yaitu menyeluruh dan terpola, tentunya akan memberikan pengalaman menarik untuk wisatawan yang mencari pengalaman autentik. Konsep ini juga memperkuat ekonomi kerakyatan, dimana masyarakat akan terlibat langsung sebagai stakeholder dari pariwisata tersebut.
 
Sementara itu Yoga Iswara, Perwakilan PHRI Badung mengatakan bahwa pasar Eropa sangat sensitif terhadap standar safety and procedures. Sehingga kondisi ini harus dipersiapkan dengan baik dan matang. Tidak saja untuk akomodasi, namun juga pada pelaku pariwisata lainnya seperti jasa transportasi, travel agent, guide, watersport dan termasuk destinasi yang ada baik menyangkut standar, kelayakan dan keamanan setiap produk pelayanan serta pengelolaannya.