Bali Tribune, Jumat 20 Juli 2018
Diposting : 7 December 2017 21:59
I Made Darna - Bali Tribune
Ogoh-Ogoh
Keterangan Gambar: 
Ilustrasi Ogoh-Ogoh saat atraksi jelang Nyepi.

BALI TRIBUNE - Pembuatan ogoh-ogoh serangkaian Hari Raya Nyepi tahun 2018 akan kembali mendapat kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten Badung. Untuk itu pemkab Badung memberi jatah Rp 23 juta untuk masing-masing banjar yang membuat ogoh-ogoh.

Pemberian dana ini akan disalurkan melalui Sekaa Teruna (ST) yang ada di gumi keris. Yakni melalui program Dinas Kebudayaan Badung.

Kepala Disbud Badung Ida Bagus Anom Bhasma, mengatakan lomba ogoh-ogoh ini dalam rangka meningkatkan kreatifitas pemuda dalam hal ini sekaa teruna di Kabupaten Badung. “Lomba ogoh-ogoh ini untuk meningkatkan kreatifitas para sekaa teruna,” ujarnya, Rabu (6/12).

Dalam lomba ini, pihaknya mengaku sudah menetapkan sejumlah kriteria. Diantaranya ogoh-ogoh wajib berwujud raksasa atau buta kala. Selain itu keutuhan karya sekaa teruna juga menjadi penilaian tim juri. Sementara untuk tinggi dibatasi maksimal 5 meter.

“Kriteria lomba ogoh-ogoh harus berwujud buta kala, tidak bermuatan politik, tidak porno dan tidak mengandung Sara,” kata Anom Bhasma.

Disamping itu, pihaknya juga mengimbau dalam pembuatannya, sekaa teruna menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, seperti bambu, kayu, guwungan, rotan dan gedeg. “Bahan harus ramah lingkungan, tidak boleh menggunakan sterofoam atau gabus," tegasnya.

Kepada sekaa teruna yang menang lomba, lanjut pejabat asal Desa Taman, Abiansemal ini, Pemkab Badung telah menyiapkan sejumlah hadiah. Total hadiah terbesar atau pemenang I adalah uang tunai sebesar Rp 15 juta, kemudian juara II uang sebesar Rp12 juta dan juara III dana 10 juta. Sementara untuk juara harapan satu hingga tiga masing-masing Rp5 juta. “Bagi pemenang kami sudah siapkan hadiah, yakni dana paling besar Rp 15 juta dan juara harapan Rp 5 juta dipotong pajak 15 persen,” terang Anom Bhasma.

Sementara dana partisipasi pembuatan ogoh-ogoh, masing-masing sekaa teruna akan diberikan dana sebesar Rp23 juta dengan potong pajak 15 persen, sehingga total yang diterima Rp20 juta. “Utuk dana partisipasi lomba kami berikan sama tiap sekaa teruna sebesar Rp 23 juta,” katanya.

Karenanya dia mengimbau kepada seluruh sekaa teruna di Badung agar segera mengumpulkan kelengkapan administrasi peserta lomba paling lambat tanggal 22 Desember 2017, di Kantor Dinas Kebudayaan Badung. Yakni, berupa foto copy rekening BPD atas nama Seka Teruna, foto copy KTP Ketua ST, susunan kepengurusan ST, Pengesahan lembaga, dan hari ulang tahun ST.

“Agar dana ini bisa cair, kami minta semua sekaa teruna segera mengurus kelengkapan administrasinya dan mengumpulkan ke Dinas Kebudayaan Badung,” tukasnya.