Diposting : 13 June 2018 00:31
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
SIMAKRAMA -- Sang perintis SAS, Harry T Putra (ketiga dari kanan), di sela acara bukber dan simakrama di lantai-2 SAS, kemarin
BALI TRIBUNE - UNTUK kesekian kalinya kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang menawarkan menu khas racikan arek Suroboyo yang sehat dan menyehatkan digelar di Soto Ayam Surabaya (SAS) di Jalan Teuku Umar-200, Denpasar. Kali ini acara bukber dirangkai simakrama lintas agama dengan sejumlah insan media di Bali.
 
“Silaturahmi dan simakrama yang terjalin tanpa sekat ini harus terus dipupuk dan dibina. Selain mempererat persahabatan sekaligus untuk merajut kebersamaan dan kekeluargaan, tanpa memandang latar belakang agama, asal usul dan semua perbedaan yang ada. Jadi, agar tetap solid, kuncinya ya harus bisa rukun dan selalu guyub,” ujar Harry T Putra, sang perintis SAS yang kini mewariskan pengelolaan SAS sepenuhnya kepada putra bungsunya, Ogie Ray Mulia.
 
Acara bukber dan simakrama yang digelar di lantai-2 SAS, kemarin, sengaja digelar pasca Hari Raya Galungan dan Kuningan serta jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M. Juga menjadi ajang reuni antar-redaktur dan pemimpin redaksi (pemred) dari beberapa media cetak dan online di Bali yang selama ini jarang ketemu, dikarenakan berbagai kesibukannya masing-masing.
 
Diawali dengan menikmati kudapan takjil es kacang hijau special, setelah terdengar kumandang adzan Maghrib, dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah di lantai-3 SAS. Kemudian secara bersama-sama menikmati jamuan makan malam dengan menu kuliner special khas Suroboyo yang hadir di Bali sejak tahun 1983, yaitu Soto Ayam Surabaya dipadu dengan nasi putih dan ayam bakar ala SAS.  
 
Malam temu kangen yang berlangsung selama sekitar 4 jam dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan itu diwarnai dengan canda tawa-ria, ketika mengenang dan bercerita tentang berbagai pengamanan unik dan seru sekian puluh tahun lalu.