Diposting : 28 March 2019 23:19
Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune/Evakuasi bule Rusia, korban kecelakaan lalu lintas di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Wisatawan asal Rusia, Lustin (28), tewas mengenaskan di Jalan Raya Andong, Ubud,  Kamis (28/30 dinihari. Korban tewas di tempat dengan kondisi kepala pecah setelah dilindas truk kontainer dikemudikan Arifin (30) asal Jember, Jatim.  Sementara, teman korban, Eluna (27) yang juga asal Rusia selamat dari maut dan hanya menderita luka ringan di bagian tangannya.

Informasi di lokasi menyebutkan, truk kontainer melaju dari arah Denpasar menuju Tegallalang dan dibuntuti oleh korban yang mengendarai sepeda motor. Sesampainya di lokasi, korban diduga hendak menyalip truk. Namun, laju truk yang cukup kencang membuat korban ragu-ragu saat melaju sejajar.  Hingga akhirnya, korban kesulitan mengambil posisi saat ada sepeda motor datang dari arah berlawanan.  Korban pun diduga menyenggol bodi kontainer dan terjatuh hingga terlindas.  Sayangnya, saat itu truk  kontainer DK 8530 OJ tetap melaju seolah tidak merasakan telah melindas korban.

Mendengar ada suara gaduh disertai tangis histeris teman korban, warga pun berdatangan. Sejumlah  pengguna jalan yang melintas juga terpaksa menghentikan kendaraannya lantaran tubuh korban melintang di badan jalana. 

 “Saya tidak melihat kejadiannya. Saya hanya mendengar suara seperti mobil tabrakan. Sampai di  jalan, saya melihat korban melintang dan kepalanya sudah hancur,“ ungkap  Aida Aisya, salah seorang pemilik art shop dekat lokasi.

Beberapa menit kemudian, sejumlah petugas dari Polsek Ubud tiba di lokasi.   Truk  yang sudah menanggalkan kontainernya pun dihentikan saat  melintas balik di lokasi kejadian.  Pengemudi truk, Arifin tidak bisa berkelit dari tanggung jawabnya, lantaran  truk yang dikemudikan adalah satu-satunya yang melintas saat itu.

Saat dimintai keterangan, Arifin mengaku tidak merasakan jika truknya telah melindas korban. Arifin menduga jika korban terlindas di bagian belakang sehingga tidak diketahuinya. “Saya tidak tau jika telah melindas bule itu. Mungkin saja ia mau menyalip, cuman saya tidak memperhatikan,” dalihnya.

Meski mengakau tidak tau, Arifin beserta truknya langsung diamankan ke Mapolsek Ubud untuk dimintai keterangan.  Sementara tubuh koban yang berceceran di aspal, dipunguti satu per satu kemudian dievakuasi ke RSU Sanjiwani Gianyar dengan mobil patoli polisi.

Kanit Lantas Polsek Ubud, Iptu I Gusti Subawa, yang memimpin olah TKP, enggan memberi keterangan. “Maaf, kami masih mengidentifikasi korban. Kami juga sedang berusaha  meminta keterangan teman korban serta saksi lainnya,” terangnya singkat.ata