Bali Tribune, Selasa 12 Desember 2017
Diposting : 12 October 2017 18:11
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bunda Paud
Keterangan Gambar: 
DINILAI - Bunda Paud Klungkung dinilai Tim Propinsi Bali.

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kabupaten Klungkung ditahun 2018 mendatang mewajibkan setiap desa memiliki satu TK Negeri. Dengan adanya TK Negeri ini diharapkan para orang tua yang memiliki anak dijenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat menyekolahkan anaknya secara gratis.

“Rencana besar kita untuk PAUD ini adalah masing-masing Desa wajib satu TK Negeri,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di hadapan tim penilai Lomba Bunda PAUD Tingkat Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung Tahun 2017 di Ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (11/10).

Menurut Bupati Suwirta, lomba Bunda PAUD ini bukan semata dalam mencari juara semata. Melainkan mengevaluasi sejauh mana perkembangan dan langkah-langkah yang harus dilakukan dan akan dilakukan untuk meningkatkan perkembangan PAUD. Dengan adanya TK Negeri disetiap Desa diharapkan angka partisipasi murni (APM) semakin meningkat. “Kita berharap angka partisipasi anak-anak mengikuti PAUD menjadi lebih besar,” sebutnya.

Ketua Tm Penilai Lomba Bunda PAUD Tingkat Provinsi Bali, Ni Made Metti Utami mengapresiasi komitmen Pemkab Klungkung dalam kontribusi kemajuan dunia pendidikan terutama PAUD. Menurut Metti Utami, keberadaan bunda paud telah memberikan kontribusi besar dalam upaya perluasan dan pemerataan akses layanan paud di Indonesia. “Untuk meningkatkan layanan akses dan mutu layanan paud bukan semata-mata hanya ditentukan pemerintah, akan tetapi peran aktif bunda paud ditingkat Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mendukung dan membangun kepedulian masyarakat terhadap paud,” ujar Metti Utami dihadapan Bunda PAUD Klungkung, Ny. Ayu Suwirta dan sejumlah Guru PAUD di Klungkung.

Sebagai indicator penilaian lomba PAUD ini menurut Metti Utami antara lain Angka Partisipasi Kasar (APK), peran pemerintah terhadap pembiayaan dari layanan paud serta dukungan pihak swasta akan kontribusi terhadap paud.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gede Darmawan menyampaikan pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang pertama dan utama dalam membentuk sumber daya manusia yang handal. Menurut Dewa Darmawan, dengan dikukuhkan bunda paud di tingkat Kabupaten dan Kecamatan, aspirasi orang tua untuk memasukkan anak ketingkat TK lebih merata.

Adapun perkembangan PAUD di Klungkung di tahun 2017, TK sebanyak 117 lembaga, Kelompok Bermain (KB) 76 lembaga, Satuan PAUD Sejenis (SPS) 33 lembaga dan Taman Penitipan Anak (TPA) 1 (satu) lembaga.