Diposting : 12 February 2019 18:07
I Made Darna - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Bali Tribune/Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan sertifikat PTSL saat melakukan simakrama dengan masyarakat Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Selasa (12/2) di Wantilan Shaba Prakerti Dalem Gulingan Gede, Br. Lebah Sari, Gulingan.

Bali Tribune, Mangupura - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melakukan simakrama dengan masyarakat Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Selasa (12/2) di Wantilan Shaba Prakerti Dalem Gulingan Gede, Br. Lebah Sari, Gulingan. Dalam simakrama itu Bupati menyerahkan sebanyak 498 sertifikat program Pensertifikatan Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Diserahkan pula bantuan hibah tahun 2018 senilai Rp. 1,5 M dan 2019 Rp. 4,1 M lebih secara simbolis, khususnya untuk pembebasan tanah dan pembangunan Lapangan Umum Desa Gulingan, termasuk hibah untuk Pura Panti, Pemangku, Sekaa Teruna, Sekaa Santi dan Sekaa Gong.

Bendesa Adat Gulingan I Nyoman Danu, menyampaikan terima kasih, Bupati sudah berkenan hadir untuk simakrama dengan krama desa adat Gulingan, lanang, istri dan sekaa teruna. Simakrama ini bertujuan selain menyerahkan sertifikat oleh  Bupati kepada krama dari 13 banjar di Desa Gulingan dan bantuan hibah, juga untuk menyelaraskan antara program desa adat dengan program/kebijakan Bupati dan Pemkab Badung. Diakui program Bupati sangat pro rakyat. Program ini sudah dirasakan dan menyentuh kepentingan masyarakat Badung dan khususnya masyarakat Gulingan. "Kami krama desa adat Gulingan sudah sangat merasakan program dari bapak bupati. Mulai dari program tri kona (lahir, hidup dan mati), pendidikan gratis hingga santunan bagi lansia. Untuk itu kami siap mendukung program bapak Bupati dan Pemkab Badung kedepannya," jelasnya. 

Sementara Bupati Giri Prasta mengapresiasi kegiatan simakrama yang digagas desa adat Gulingan. Hal ini sangat tepat dilakukan dalam upaya menyatukan pemikiran, ide dan gagasan demi pembangunan di Gulingan kedepan yang lebih baik. Bupati juga berterima kasih kepada masyarakat Gulingan yang telah mendukung program-program Pemkab Badung. Program ini sebagian besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan krama  Badung. "Khusus untuk di desa Gulingan, saya minta masyarakat untuk bersatu. Bila sudah bersatu, apapun pembangunan milik umum di Gulingan kami Pemkab Badung yang akan menyelesaikan," tegas Bupati.

Dijelaskan, bahwa dengan Pola Pembangunan Nasinal Semesta Berencana (PPNSB), ada dua hal yang komit dilakukan Pemkab Badung. Pertama, membantu kebutuhan pribadi masyarakat seperti, kesehatan, pendidikan, PBB dan wifi gratis. Kedua, kebutuhan komunal seperti, peson-peson, pembangunan wantilan, pura, piodalan, bale banjar ditanggung pemerintah. Dengan program dan kebijakan yang pro rakyat, Bupati ingin menjadi salah satu tokoh nasional bahkan tokoh internasional. "Untuk menjadi tokoh internasional, diperlukan sikap yang loyal dan royal. Loyal itu  komitmen, royal itu berani mengorbankan waktu, untuk masyarakat," terangnya. 

Disisi lain, terkait dengan penyerahan sertifikat PTSL, Bupati mengakui program Presiden Jokowi ini sudah 100 persen dilaksanakan di kabupaten badung. Dengan diterimanya sertifikat diharapkan masyarakat mempunyai hak paten kepemilikan tanah baik perorangan maupun tanah ayahan desa. Sertifikat ini diminta dipergunakan dengan baik, dan dapat pula untuk meningkatkan perekonomian. "Program PTSL ini sangat luar biasa, karena wilayah kabupaten memiliki blok plan wilayah, per kecamatan, per desa, per banjar. Disana dapat dilihat mana daerah untuk akomodasi pariwisata, daerah limitasi, jalur hijau maupun perumahan dan pertanian akan jelas sekali. Investor yang akan berinvestasi di badung dapat melihat dari pemetaan wilayah itu sendiri, " tambahnya. (ana/ksm)