Bali Tribune, Selasa 19 Juni 2018
Diposting : 8 March 2018 22:35
Agung Samudra - Bali Tribune
introfeksi
Keterangan Gambar: 
I Made Gianyar SH.

BALI TRIBUNE - Dalam rapat dengar pendapat dengan kalangan anggota DPRD Bangli beberapa hari lalu, Bupati Bangli I Made Gianyar sentil oknum pegawai banyak omong alias cerewet dan hanya berani mengungkapkan kritik di bawah.

Di hadapan para anggota dewan, Bupati Made Gianyar meminta agar para ASN di lingkungan Pemkab Bangli yang ingin menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dijalankannya agar secara ksatria menyampaikannya dan bukan koar-koar di luar. Ia justru mengaku merasa senang bila pegawai bisa memberikan kritik dan saran secara langsung. Kritik dan saran tersebut bisa langsung disampaikan pada dirinya ataupun Sekda Bangli. “Kami lebih suka pada mereka yang berbicara di depan, kami terbuka untuk masukannya, apalagi demi kebaikan jalanya pemerintahan,” jelasnya.

Ia menambahka, bagi pegawai yang memiliki kemampuan dan berani menyampaikan masukan, akan diberikan posisi yang bagus. “Kalau yang bersangkutan memberikan saran yang berkualitas, kemudian memiliki kemampuan yang mumpuni, saya berani berikan rekomendasi untuk bisa mendapatkan jabatan,” ungkap Made Gianyar.  

Bupati Made Gianyar berharap ASN  tidak sekadar  hanya menuntut ini itu, dan tidak ingin ASN di Bangli saling menjelekkan, dan tidak mau introfeksi diri. Bupati menilai orang-orang yang cerewet dan sibuk mengurusi urusan orang lain adalah orang yang malas bekerja. “Orang tersebut tergolong malas, karena asyik mengkritik orang lain. Ia justru tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sendiri. Ia hanya asyik bermalas-malasan, akhirnya tertidur pulas sehingga  tidak bisa melihat orang lain yang sejatinya sudah bekerja,” kata Made Gianyar sembari menambahkan, bila didiamkan atau tidak dijewer  oknum seperti itu bisa mempengaruhi pegawai lainnya yang sudah rajin bekerja.