Diposting : 21 January 2019 22:37
I Made Darna - Bali Tribune
IGAK Suryanegara
BALI TRIBUNE - Kasus sengketa lahan di Pantai Jerman mendapat perhatian serius Pemkab Badung. Setelah Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta turun memediasi antara pihak hotel Holiday Inn Resort Baruna Bali dengan masyarakat Kuta, aktivitas proyek di pantai tersebut mulai dihentikan.
 
Namun, demikian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung terus melakukan pengawasan. Kepala Satpol PP Badung, IGAK Suryanegara, menyatakan, saat ini sudah tidak ada aktivitas proyek di lahan yang disengketakan oleh warga Kuta.
 
 "Saat ini kondisi sudah kondusif. Tidak ada pergerakan, baik dari aktivitas proyek maupun masyarakat,” ujarnya, Minggu (20/1). Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan melibatkan aparat kecamatan, kelurahan dan desa adat Kuta.
 
“Pengawasan dimaksudkan agar tidak ada aktivitas proyek yang memicu konflik,” kata Suryanegara. Untuk menyelesaikan sengketa lahan antara pihak hotel dan warga, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, telah membentuk tim teknis. Sebagai komando dalam tim teknis tersebut adalah Sekda Badung Wayan Adi Arnawa.
 
Selaku ketua tim yang ditunjuk adalah Kadis PUPR Badung dengan anggota Kabag Hukum, Kadis Pariwisata, Asisten I, kepala Bagian Tapem, BPN (Badan Pertanahan Negara), Balai Wilayah Sungai Bali Penida dan Dinas Perizinan.
 
 Sementara Kadis PUPR Badung, IB Surya Suamba, secara terpisah menyatakan bahwa untuk langkah pertama, tim akan mengkaji terkait batas-batas lahan kepemilikan Hotel Holiday Inn dan dasar kepemilikannya. 
 
Hal itu dilakukan bersama dengan BPN dan unsur terkait lainnya, untuk kemudian barulah akan disampaikan seperti apa hasilnya.
 
"Jadi besok (hari ini) mulai dilakukan pengumpulan data dan kajian, itu dilakukan sampai minggu pertama. Pada minggu kedua baru kepada proses pemutusan kepastian data. Setelah dua minggu, baru kita akan panggil pihak hotel," kata Surya Negara.
 
Seperti diketahui, Jumat (18/1) lalu, Bupati Giri Prasta turun langsung memediasi sengketa lahan antara pihak hotel dan warga Kuta. Pada kesempatan itu, Giri Prasta mengimbau agar semua pihak menjaga kondusifitas Kuta.