Diposting : 21 June 2018 23:15
redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
HADIRI - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menghadiri kegiatan pemilihan AKUT 2018 di Gedung SKB Jasri.

BALI TRIBUNE - Dalam rangka menigkatkan kedisiplinan berlalulintas di Kabupaten Karangasem dan juga menyambut HUT Kota Amlapura ke 378, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menghadiri kegiatan pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) tingkat Kabupaten, yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem, di Gedung SKB Jasri, Selasa (19/6/).

Turut hadir Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Kadis Perhubungan Karangasem, Ida Bagus Swastika, Staf Ahli, Kabag Umum Pemkab Karangasem, Lurah Padang Kerta serta sejumlah pejabat lainnya dilingkungan Pemkab Karangasem.

Kadis Perhubungan Karangasem Ida Bagus Swastika dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan ini memang secara rutin digelar oleh Dinas Perhubungan Karangasem, tujuannya untuk menumbuhkan rasa disiplin dan taat terhadap aturan berlalulintas kepada para sopir angkutan umum. “Dan yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan kedisiplinan serta keprofesionalitasan para pengemudi angkutan umum,” tegasnya.

Ida Bagus Swastika menyebutkan, untuk penilaian AKUT tahun ini diikuti oleh sebanyak 40 orang pengemudi atau awak angkutan umum, baik pengemudi bus mapun bemo angkutan kota. Dari jumlah itu nantinya akan dipilih tiga orang yang terbaik. Sementara kegiatan ini juga sekaligus untuk memeriahkan HUT Kota Amlapura. “Untuk rekan yang terpilih akan dikirim sebagai duta untuk kegiatan AKUT di tingkat Provinsi,” imbuhnya.

Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan para peserta, karena hari itu merupakan kali pertama dirinya bisa bertatap muka dengan para sopir angkutan umum, setelah masa pemerintahan selama kurang lebih 2 tahun 3 bulan. “Semoga kompetisi ini tidak dilakukan hari ini saja, tapi dilaksanakan bertahap untuk mewujudkan Karangasem yang bermartabat. Mari tingkatkan kualitas dengan mengetahui kompetensi diri, kelemahan, kelebihan, agar dapat memberikan kontribusi untuk kehidupan khususnya untuk membangun Karangasem,” ujarnya.

Karangasem memiliki visi cerdas bersih bermartabat berlandaskan tri hita karana. Untuk mewujudkannya pemerintah membuat branding "Karangasem the Spirit of Bali" dengan berdasar kepada pemikiran 379 yakni tri hita karana, sapta pesona, dan nawa satya dharma.