Bali Tribune, Jumat 20 Juli 2018
Diposting : 11 July 2018 23:38
Release - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
AUDENSI - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat menerima audiensi BSSN.
BALI TRIBUNE - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menerima audiensi Badan Siber Sandi Negara (BSSN) di ruang rapat Bupati Karangasem, Selasa (10/7). Dua orang dari BSSN, Farosa selaku kepala Bidang Layanan Operasional dan Keamanan, Ariful Mustaqim selaku staf Pengolah Data Keamanan Siber dan Sandi. 
 
Kepala Bidang Layanan Operasional dan Keamanan, Farosa mengatakan, tujuan bertemu dengan bupati yaitu untuk sterilisasi pimpinan dan keamanan informasi. Melaksanakan sosialisasi sekaligus membantu Pemkab Karangasem dan bisa memenuhi kesterilan pimpinan. Farosa menambahkan, BSSN baru dibentuk tahun kemarin tetapi instansinya sendiri sudah cukup tua. “Tugas dari BSSN adalah membantu negara dalam bidang informasi dalam pengamanan innformasi negara, juga pimpinan negara. Jika di daerah pengamanan informasi pimpinan diserahkan ke Kominfo, terkait informasi milik Kabupaten beserta pimpinan,” ucapnya.
 
BSSN mempunyai kewajiban membantu Pemerintah Daerah ,dalam bidang informasi komunikasi. “Kehadiran kami di sini memberikan sosialisasi dan pemahaman tentang persandian. Komitmen kami sesuai dengan visi misi adalah memfasilitasi ketika nanti ada kebutuhan kami akan memprioritaskannya," ujar Fariosa. Farosa juga mengingatkan, jika pihaknya memfasilitasi suatu daerah harus ada klausulnya. Untuk tindak lanjut kedepannya BSSN akan membawa beberapa contoh draf MoU untuk di jadikan dasar.
 
Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan apresiasinya atas tujuan BSSN yang sangat membantu pemerintah dalam bidang komunikasi informasi. Mas Sumatri berharap, kehadiran BSSN akan membawa manfaat yang luar biasa untuk kemajuan Kabupaten Karangasem. Pihaknya menyatakan siap memfasilitasi semua yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pembuatan MoU. Ia juga berharap BSSN  bisa berperan dalam membantu penangan Erupsi Gunung Agung di bidang Informasi Komunikasi dan Persandian.