Bali Tribune, Kamis 19 Juli 2018
Diposting : 12 July 2017 18:16
I Made Darna - Bali Tribune
Bleganjur
Keterangan Gambar: 
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan gambelan Bleganjur di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (10/7).

BALI TRIBUNE -

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, didampingi Wabup, Ketut Suiasa, dan Kepala Badan Litbang Wayan Suambara saatrapat koordinasi di Puspem Badung, Selasa (11/7).

 

 

 

Mangupura, Bali Tribune

Litbang KabupatenBadung sebagai perangkat daerah yang baru terbentuk mempunyai peranan yang sangat strategis karena kajian yang dilakukan oleh Litbang merupakan dasar bagi Bappeda dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. oleh karenanya Litbang merupakan jantung dalam pembangunan di Kabupaten Badung. Demikian ditegaskan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemkab Badung dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Puspem Badung, Selasa (11/7).

Pada kesempatan tersebut Bupati Badung memaparkan grand design pembangunan badung 5 tahun kedepan sebagaimana yang dirumuskan didalam RPJMD Semesta Berencana KabupatenBadung 2016-2021. Diingatkan agar Badan Litbang harus tahu dan paham isi kepala badan dan kaki KabupatenBadung. Majelispertimbangan kelitbanganPemkab Badung terdiridari Ketua : Bupati Badung, Wakil Ketua : Wakil Bupati Badung dan Sekretaris Daerah, Sekretaris : Kepala Balitbang, anggota : Kepala Bappeda, para Asisten Setda, Prof.Dr.dr. KetutSuastika,Sp.PD.KEMD,Prof. Dr. Ir. NyomanSuparta, MS., MM. Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak.,CPA. Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng dan Prof. Dr. I Made Arya Utama, SH., MH.

Dalam kesempatantersebut Bupati berharapagar para akademisi turut memberikan sumbangan pemikiran dalam membangun Badung yang berorientasi kepada pertumbuhan serta pemerataan pembangunan baik antar wilayah maupun antar sektor sebagai implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana(PPNSB). dalam kesempatan tersebut Bupati Badung meminta kepada Majelis Pertimbangan Kelitbangan untuk memikirkan kebijakan perkuatan sektor pertanian dari berbagai aspek. ciptakan masyarakat bangga menjadi petani” tegas Giri Prasta.

Sementara itu paraakademisi yang duduk dalam Majelis Pertimbangan Kelitbangan memberikan apresiasi dan menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dalam memajukan pembangunan Kabupaten Badung.

Kepala Badan LitbangKab Badung, I Wayan Suambara, melaporkan bahwa pembentukan Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemkab Badung ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 17Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian Dan Pengembangan Di Kementerian Dalam Negeridan Pemerintahan Daerah Yang Memiliki Tugas Memberikan Arah dan Kebijakan Umum Kelitbangan, Memberikan Pertimbangan Pemanfaatan Kelitbangandan Memberikan Dukungan Pelaksanaan Kelitbangan.

 

Pada bagian akhir rapat koordinasi tersebut Bupati menugaskan kepada Badan Litbang untuk melakukan survey pengukuran tingkat kebahagiaan masyarakatKab. Badung, kerukunan umat beragama, kepuasan masyarakat, mengkaji pembentukan desa berdikari, meneliti model pengembangan industri pedesaan berbasis sumber daya lokal, mengkaji pemanfaatan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu), indeks pembangunan gender serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan program Kartu Badung Sehat (KBS). ana/adv

 

 

5. Adv 2

Bali Tribune/ist

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan gambelan Bleganjur di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (10/7).

 

Bupati Serahkan Hibah Rp 5 M dan 8 Baleganjur di Desa Adat Sangeh

 

Mangupura, Bali Tribune

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 5 miliar dan 8 barung gambelan Baleganjur di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (10/7). Dana hibah 5 M tersebut untuk mendukung pembangunan di Desa Adat Sangeh termasuk di Banjar-Banjar se-Desa Sangeh. Sementara baleganjur diberikan kepada Sekaa Teruna masing-masing banjar di Sangeh. Acara tersebut dihadiri anggota DPRD Badung IB Made Sunarta, Camat Abiansemal I Gst Ngr Suryajaya bersama Tripika Kec. Abiansemal, Kabag Humas Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Wakil Ketua DPC PDIP Badung Bagus Sucipta, Perbekel Sangeh serta tokoh masyarakat.

Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten badung telah menetapkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan lima skala prioritas pembangunan yang meliputi pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya, serta pariwisata. Penyerahan hibah untuk mendukung pembangunan pura, balai banjar dan bleganjur ini sebagai bentuk implementasi skala prioritas pembangunan yang keempat yakni pelestarian dan pengembangan seni, adat, agama dan budaya. Bupati menjelaskan, Pemkab Badung telah mengambil kebijakan di bidang seni budaya diantaranya akan menuntaskan pembangunan pura khayangan tiga desa adat termasuk Pura Paibon.

Selain itu, mulai tahun 2018 sumber daya manusia di Pura Khayangan Tiga yakni pemangku akan diberikan gaji. Sekaa-sekaa seperti sekaa gong, sekaa santhi, sanggar tari/tabuh serta sekaa teruna akan disuport oleh pemkab badung. Bupati mengharapkan, krama desa adat Sangeh dapat meningkatkan rasa menyama braya, saling asah, asih, asuh, saluwung luwung, sabayantaka serta rasa persatuan dan kesatuan krama. Bupati juga mengajak krama untuk mendukung program-program yang dilaksanakan pemkab badung yang muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat badung.

Bendesa Adat Sangeh Ida Bagus Dwipayana, atas nama krama Desa Adat Sangeh menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah yang diberikan Bapak Bupati Badung yang difasilitasi oleh DPRD Badung. Diharapkan pula krama desa adat Sangeh dapat mendukung program pemerintah kabupaten badung sehingga jalannya pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 5 miliar dan 8 barung gambelan Baleganjur di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (10/7). Dana hibah 5 M tersebut untuk mendukung pembangunan di Desa Adat Sangeh termasuk di Banjar-Banjar se-Desa Sangeh. Sementara baleganjur diberikan kepada Sekaa Teruna masing-masing banjar di Sangeh. Acara tersebut dihadiri anggota DPRD Badung IB Made Sunarta, Camat Abiansemal I Gst Ngr Suryajaya bersama Tripika Kec. Abiansemal, Kabag Humas Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Wakil Ketua DPC PDIP Badung Bagus Sucipta, Perbekel Sangeh serta tokoh masyarakat.

Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten badung telah menetapkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan lima skala prioritas pembangunan yang meliputi pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya, serta pariwisata. Penyerahan hibah untuk mendukung pembangunan pura, balai banjar dan bleganjur ini sebagai bentuk implementasi skala prioritas pembangunan yang keempat yakni pelestarian dan pengembangan seni, adat, agama dan budaya. Bupati menjelaskan, Pemkab Badung telah mengambil kebijakan di bidang seni budaya diantaranya akan menuntaskan pembangunan pura khayangan tiga desa adat termasuk Pura Paibon.

Selain itu, mulai tahun 2018 sumber daya manusia di Pura Khayangan Tiga yakni pemangku akan diberikan gaji. Sekaa-sekaa seperti sekaa gong, sekaa santhi, sanggar tari/tabuh serta sekaa teruna akan disuport oleh pemkab badung. Bupati mengharapkan, krama desa adat Sangeh dapat meningkatkan rasa menyama braya, saling asah, asih, asuh, saluwung luwung, sabayantaka serta rasa persatuan dan kesatuan krama. Bupati juga mengajak krama untuk mendukung program-program yang dilaksanakan pemkab badung yang muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat badung.

Bendesa Adat Sangeh Ida Bagus Dwipayana, atas nama krama Desa Adat Sangeh menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah yang diberikan Bapak Bupati Badung yang difasilitasi oleh DPRD Badung. Diharapkan pula krama desa adat Sangeh dapat mendukung program pemerintah kabupaten badung sehingga jalannya pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.