Diposting : 4 July 2019 14:32
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, SIP., MSi
balitribune.co.id | Tabanan - Kegiatan pembinaan teritorial (binter) terpadu daIam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2019 berupa Sosialisasi Komsos Cegah Tangkal Paham Radikalisme kepada komponen bangsa, kepramukaan dan bhakti TNI, kali ini dilaksanakan secara tersebar sesuai rencana.
 
Demikian disampaikan Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, SIP., MSi., mengawali acara sosialisasi Komsos Cegah Tangkal Paham Radikalisme pada kegiatan Binter Terpadu daIam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2019 di wilayah Kodim 1619/Tabanan didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, di Gedung Mario Jalan Gunung Agung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Rabu (3/7).
 
Selaku penanggung jawab kegiatan, Aster Kasad menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan teraebut, dan mengajak kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyatukan visi, misi dan persepsi, agar pada kegiatan yang bersifat kolektif ini dapat mencapai sasaran yang diharapkan.
 
Kegiatan ini bertemakan ”Menangkal Paham Radikalisme/Separatisme dan Filter Budaya Bebas di Era Globalisasi". Arti radikalisme itu sendiri merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis Iewat kekerasan (violence) dan aksi-aksi yang ekstrem.
 
"Ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal, seperti sikap intoleran, fanatik, eksklusif dan revolusioner," jelas Aster Kasad.
 
Juga ada beberapa strategi dalam menghadapi radikalisme, di antaranya kontra radikalisasi, yakni upaya penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai non-kekerasan. Dalam proses ini, strategi yang dilakukan melalui pendidikan, baik formal maupun nonformal.
 
Kontra radikalisasi diarahkan masyarakat umum melalui kerja sama dengan para tokoh agama, pendidikan, masyarakat, adat, dan tokoh pemuda serta stakeholder lain dalam memberikan nilai-nilai kebangsaan.
 
Mengakhiri sambutannya, Aster Kasad menyampaikan, bila sinergi dan komitmen yang kuat bisa terjalin dengan baik, Insya Allah tujuan untuk mewujudkan suatu pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan daerah khususnya yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat, baik yang berada di daerah pedesaan, kawasan tertinggal maupun daerah-daerah yang terisolir di Nusantara akan tercapai.
 
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan yang diwakili Asisten I Sekda Tabanan, I Wayan Miarsana menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Aster Kasad dan menjadikan Tabanan sebagai lokasi kunjungan dalam kegiatan pembinaan teritorial dengan kegiatan Serbuan Teritorial TA 2019.
 
Menurutnya, kondisi keamanan Kabupaten Tabanan sampai saat ini tetap terjaga dengan aman dan nyaman serta kondusif sebagai syarat utama daerah tujuan wisata (DTW). Hal ini berkat kerja sama yang baik dan solid antara FKPD termasuk peran Kodim 1619/Tabanan.
 
Turut hadir pada acara tersebut, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Paban IV/Komsos Mabesad, Dandim 1619/Tabanan, Bupati Tabanan diwakili Asisten I Sekda Tabanan, dan Forkopimda Kabupaten Tabanan, serta undangan lainnya sebanyak 350 orang.