Bali Tribune, Rabu 20 Juni 2018
Diposting : 12 March 2018 20:32
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Pertina
Keterangan Gambar: 
Made Muliawan Arya

BALI TRIBUNE - Petinju Pertina Denpasar, Charles Bria di kelas 49 kg dinobatkan sebagai petinju terbaik putra kejuaraan tinju Walikota Cup 2018, yang berakhir Minggu (11/3) di Indie Fight Club Denpasar. Sedangkan predikat petinju terbaik putri disabet Emma Ekayanti (48 kg) dari Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Pada kejuaraan tinju yang berlangsung tiga hari tersebut, juga terpilih sebagai petinju vaforit putra, DD Mahendra dari Dwijendra Denpasar yang turun di kelas 38 kg youth, dan M Apriliyan di kelas 50 kg (Denpasar) dinobatkan sebagai petinju vaforit putri.

Di partai final kemarin, DD Mahendra menang angka atas Joshua dari Denpasar, sedangkan M Apriliyan menang angka atas Nurul Intan dari Kabupaten Sumbawa Barat. Sementara Charles Bria menang atas sesama petinju Denpasar, Anggito, dan Emma Ekayanti mengalahkan Sifa Mutialiva (Denpasar).

Secara keseluruhan, tim Denpasar A keluar sebagai juara umum setelah dari 13 kelas yang dipertandingkan merebut 5 emas, 1 perak dan 1 perunggu, disusul Denpasar B di posisi kedua dengan 3 emas dan 1 perak, dan tim tinju Nusa Tenggara Barat di posisi ketiga dengan 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.

Ketum Pertina Denpasar Made Muliawan Arya, kemarin mengatakan tinju Walikota Cup memang bertujuan memunculkan petinju muda Bali sehingga mengundang seluruh kabupaten di Bali. Bahkan, ada peserta dari luar Bali, seperti Banyuwangi dan NTB.

"Ini bagus untuk petinju lapis dua Denpasar, sebagai proses regenerasi petinju dan untuk ruang lingkup petinju Denpasar kami sudah tahu betul, bahkan kami siap menawarkan bagi petinju dari daerah lain untuk dapat latihan di Denpasar nantinya," terang pria yang akrab disapa De Gadjah ini.

Sementara untuk petinju putri dia mengakui masih terbatas, dan masih didominasi oleh petinju NTB. Namun dia berharap ke depannya akan muncul petinju putri Denpasar yang potensial. Ia menambahkan, Walikota Cup ini terlaksana berkat kerja keras para pengurus Pertina Denpasar.

"Kami berharap nanti Pertina Bali bisa menggelar minimal tiga event di Bali. Bisa saja mengusung nama Pertina Cup, Porprov dan Walikota Cup. Kalau Walikota Cup kami dari Pertina Denpasar menggelarnya," beber De Gadjah.

Menurut dia, ini sangat bagus untuk para petinju Denpasar. Sebab, jika terus berlatih tidak ada event, itu tidak bagus juga. Makanya pihaknya memilih melakukan try out ke luar daerah. "Kalau Walikota Cup kami komitmen bisa berlanjut, sebagai kalender tahunan," harap De Gadjah.

Namun begitu, dia tetap berharap tinju mendapat perhatian khusus. Sebab, event seperti ini memerlukan dana yang cukup banyak. "Peserta yang datang kan harus kami tanggung akomodasinya. Dan, kami tetap ingin event ini terus berlanjut untuk tinju Bali yang selama ini barometernya ada di Kota Denpasar," papar De Gadjah.