Diposting : 23 November 2017 20:16
Agung Samudra - Bali Tribune
beringin
Keterangan Gambar: 
TERTIMPA - Rumah I Ketut Wanti tertimpa dahan pohon durian dan dahan beringin di ruas jalan Bangbang – Bangkiangsidem.

BALI TRIBUNE - Hujan deras disertai angin kencang menyebakan terjadinya musibah pohon tumbang, Selasa (21/11) sore. Dahan pohon durian  menimpa ruamh dan dapur milik I Ketut Wanti (75) warga Banjar Payuk, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli. Selain itu dahan pohon beringin yang tumbuh ruas jalan Bangbang – Bangkiangsidem  juga tumbang.

Ditemui di rumah, Ketut Wanti menuturkan Selasa sore, sekitar pukul 17.00 wita, Ia bersama istri Ni Wayan Sunia (70)sedang memask  di dapur. Ketika asyik memasak tiba-tiba terdengar suara benturan yang keras. "Kami sampai tidak mengeluarkan kata-kata saking kagetnya. Beberapa saat kami masih terdiam di dapur," ungkapnya. 

Keduanya pun keluar dari dapur, dan melihat dahan pohon durian yang cukup besar sudah menimpa atap rumah dan dapur. Posisi pohon durian tepat berada di selatan rumah, jarak sekitar satu meter dari banguanan miliknya. “Syukur kami selamat, hanya bagian atap rumah dan dapur yang rusak,” ujarnya.

Kelian Dinas Banjar Payuk I Made Tanda Ekawarsana mengatakan pemilik pohon I Nyoman Badung. Terkait musibah yang terjadi ,pihak desa adat akan memanggil yang bersangkutan. ”Memang untuk dahan pohon durian belum dievakuasi, nantinya akan dijadikan bukti,” sebutnya.

Pihaknya pun akan melaksanakan paruman untuk tindak lanjut kedepan. "Kami miliki awig yang mengatur letak menanam pohon yang memiliki umur jangka panjang seperti durian maupun kelapa dengan rumah tinggal," ungkapnya. 

Sedangkan Dilokasi berbeda di Banjar Bangkiang Sidem, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, dahan pohon beringin tumbang. Dahan dengan diamter 30 centimeter menutup akses jalan di Banjar Bangkiang Sidem. Akses lalu lintas cukup terganggu, namun kendaraan masih bisa melintas, melewati jalan melingkar di lokasi kejadian. 

Pemangku I Dewa Nyoman Mangku Pering, mengatakan  palinggih Manik Bingin yang ada di bawah pohon beringin kondisi baik-baik, tidak sampai kena dahan pohon yang tumbang. Disinggung kemana dibawa dahan setelah proses evakuasi, pihaknya menyampaikan masih akan melaksanakan paruman. Lanjutnya, dahan pohon beringin sejati masih bagus, belum lapuk. "Dahan masih bagus, namun kehendak beliau agar dahan tumbang. Kejadian pohon tumbang waktu hampir berdekatan dengan meletus gunung agung," ungkapnya. 

Semenatara untuk proses evakuasi dilakukan oleh tim BPBD bangli dibantu warga setempat. "Kami turunkan 5 personel, dahan semenatara kami potong-potong dan kami taruh dipinggir jalan. Biar akses jalan bisa dilalui,” jelas Kasi Kedaruratan BPBD Bangli I Katut Agus Sutapa.