Bali Tribune, Rabu 22 November 2017
Diposting : 3 June 2017 13:20
Sudarma - Bali Tribune
industri
Keterangan Gambar: 
KOPI KEMASAN - Nyoman Budiani tunjukkan kopi dalam kemasan hasil industri rumahan Kelompok Wanita Tani Sari Amerta Giri Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada, Buleleng saat kegiatan BBGRM ke XIV belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Berusia delapan tahun, belasan industri rumahan telah dirintis oleh para ibu di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Buleleng. Tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Amerta Giri, usaha dimaksud mampu menambah penghasilan rumah tangga mereka .

Dalam keterangannya belum lama ini, Ketua KWT Sari Amerta Giri Nyoman Budiani menerangkan, saat pertama didirikan, KWT ini belum memiliki modal usaha. Setelah berjalan 5 tahun, atas modal yang mereka kumpulkan kelompok ini kemudian membuat usaha produk serbuk kopi.

“ Setiap bulannya, kami menghasilkan sekitar 1,2 ton kopi perbulan. Total setahun serbuk kopi yang diproduksi mencapai 15 ton,” ucap Budiani bangga.

Dalam perjalanannya, kopi yang dikemas apik ini kemudian dipasarkan ke sejumlah desa, diantaranya i Desa Asah Panji, Pancasari dan Asah Gobleg.

“Sampai saat ini produk dari KWT kami mencapai 15 jenis usaha,” ungkap Budiani.

Selain memproduksi kopi serbuk kemasan, KWT ini juga memproduksi berbagai macam kripik dan dodol yang sudah memiliki ijin dari Dinas KPT dan Kesehatan. Sementara produk baru mereka adalah Selai Buah Tamarelo.