Diposting : 11 October 2018 00:18
I Made Darna - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Pengelingsir Puri Ageng Mengwi yang juga mantan Bupati Badung, AA Gde Agung saat menerima peserta delegasi IMF-WB yang mengunjungi Pura Taman Ayun Mengwi, Rabu (10/10).
BALI TRIBUNE - Sekitar 200 orang delegasi Annual Meetings International Monetary Found World Bank (IMF-WB), Rabu (10/10) mengunjungi Pura Taman Ayun Mengwi yang merupakan salah satu warisan budaya di Kabupaten Badung.
 
"Pura Taman Ayun merupakan warisan abad ke-17, berdiri pada tahun 1634 dan tercatat sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 6 Juli 2012. Pura Taman Ayun didirikan oleh Kerajaan Mengwi yang dipimpin oleh Raja Pertama Ida Tjokorda Sakti Blambangan," kata Penglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung yang juga Generasi ke 13 dari Kerajaan Mengwi, saat menerima rombongan delegasi IMF-WB di Taman Ayun.
 
Dalam sambutannya AA Gde Agung, atas nama Puri Ageng Mengwi dan masyarakat Desa Mengwi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan para peserta delegasi Annual Meetings International Monetary Found World Bank (IMF-WB) "Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, Pura Taman Ayun sebagai destinasi wisata menerima tamu delegasi IMF World Bank," ungkapanya.
 
Lebih lanjut dihadapan para delegasi, mantan Bupati Badung ini menjelaskan tentang sejarah Pura Taman Ayun yang merupakan implementasi dari pilosofi Tri Hita Karana dimana Tri Hita Karana berasal dari kata Tri yang artinya tiga, Hita yang artinya Kebahagiaan dan Karana yang artinya penyebab. 
 
Tri Hita Karana memiliki arti tiga penyebab atau alasan untuk mencapai kebahagiaan dimana harus tercipta hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan semesta alam lingkungan dan hubungan yang harmonis antar umat manusia "Pura Taman Ayun merupakan pariwisata Cimunity Base Tourism yang bersenikan kemasyarakatan dan budaya," jelasnya. 
 
Dengan adanya kunjungan delegasi dari seluruh dunia ini diharapkan dapat mempromosikan keindahan wisata budaya di bali dan Indonesia khususnya Taman Ayun.
 
Dikawasan jaba tengah pura, para delegasi disambut dengan pementasan berbagai kesenian dan kerajinan tangan oleh masyarakat setempat serta dijamu dengan jajanan khas Bali, setelah puas menikmati keindahan Pura, para delegasi disuguhkan dengan pemutaran film tentang sejarah Pura Taman Ayun di ruang mini theater yang terletak disebelah timur pura.