Diposting : 14 March 2019 23:41
habit - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Bali Tribune/yan Tim verifikasi Kementerian Dalam Negeri RI, Kamis (14/3) di Graha Sewaka Dharma, Denpasar.

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Sebagai ibukota Provinsi Bali, Denpasar tumbuh dan berkembang dengan berbagai terobosan positif dan beragam inovasi. Hal ini mendapat perhatian khusus dari Kementerian Dalam Negeri RI, sehingga mengusulkan Kota Denpasar sebagai salah satu penerima penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha.

Berdasarkan hal itu, Tim Verifikasi Kemendagri RI melalukan kunjungan ke Kota Denpasar, yang disambut hangat Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara Iswara dan jajaran Pemerintah Kota Denpasar, Kamis (14/3) di Graha Sewaka Dharma, Denpasar.

Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha merupakan penghargaan kepada daerah terbaik dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Seusai mendengarkan pemaparan Walikota Denpasar, Ketua Tim Verifikasi, Kasubid Evaluasi Kinerja Wilayah II, Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Agus Tenno Siburian mengapresiasi inovasi-inovasi positif yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar.

“Pemaparan walikota tadi bagus, inovasi-inovasi yang dilakukan sangat positif, seperti pendidikan untuk anak-anak autis, merubah Tukad Badung yang menjadi daya tarik wisata,” ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa hari ini adalah bentuk verifikasi ke lapangan, jika sudah selaras maka hasil verifikasi adalah bahan yang objektif penilaian selanjutnya. “Ini harus dipertahankan, jika sampai tiga kali mendapatkan penghargaan ini, maka nantinya akan mendapatkan tanda jasa yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, menyambut hangat kedatangan tim verifikasi yang tentunya akan menjadi motivasi positif untuk Kota Denpasar agar terus berinovasi kedepannya. Dalam pemaparannya, Rai Mantra mengatakan bahwa reformasi birokrasi dibentuk secara fisik di Graha Sewaka Dharma, sebagai wujud komitmen pelayanan untuk masyarakat di Kota Denpasar. “Selain itu revitaslisasi sungai, revitalisasi pasar tradisional gencar dilakukan, yang berbasis pada partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kota Denpasar telah menjalin berbagai kerjasama internasional dan siap berkolaborasi khususnya dalam penguatan ekonomi kreatif. “Bagaimana ekonomi budaya mampu berinteraksi dengan ekonomi digital, jadi generasi Millennial harus terus dirangkul dan diberikan ruang berkarya,” tegasnya. Rai Mantra berharap, usulan Kota Denpasar mendapatkan penghargaan terkait adalah bentuk motivasi dan semangat agar terus memberikan kinerja yang terbaik dalam segala lini.yan