Diposting : 21 June 2016 15:45
Djoko Purnomo - Bali Tribune
ade
Keterangan Gambar: 
Deya dan Ade

Denpasar, Bali Tribune

Dua pebulutangkis putri PON Bali Made Deya Surya Saraswati dan Made Pranita Sulistya Devi, dalam melakukan persiapan menghadapi PON XIX di Jawa Barat (Jabar) sekarang ini, keduanya berlatih beda tempat.

“Sekarang ini memang Deya saya genjot latihan di Bali saja. Namun juga tetap berlatih di Jakarta jika memang ada waktu. Deya sekarang dilatih mantan pelatih Pra-PON Bulutangkis lalu, Pak Komang Agus dari Buleleng,” ungkap manajer pribadi yang juga ayah Deya Surya Saraswati, Made Widnya di Denpasar Senin (20/8).

Dijelaskannya berlatih di Bali itu merupakan bagian dari taktik dan strateginya secara menyeluruh termasuk persiapan PON Jabar. Meski demikian hal itu tidak akan mengurangi kualitas teknik dan fisik Deya.

“Kalau latihan di Jakarta memang ada waktunya sendiri. Setidaknya sebulan full latihan di sana. Tapi saya lebih mengutamakan Deya untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan nasional seperti Sirkuit Nasional (Sirnas) yang dihelat rutin dan berseri,” terangnya.

Made Widnya lebih memilih hal itu karena lebih efektif. Artinya dengan kualitas skill dan fisik yang dimiliki Deya akan terus teruji dengan pengalaman mengikuti sirnas, atau kejuaraan lainnya level nasional maupun internasional.

“Selain itu di sirnas ada poin-poin yang intinya akan mempengaruhi ranking Deya di level nasional. Dan itu bakal dipilih di sirnas yang memiliki poin besar. Kalau di Jakarta latihan tetap di latih Icuk Sugiarto,” tambah Widnya.

Pebulutangkis yang kini bercokol di kategori taruna putri itu, dan harus turun di kategori dewasa pada PON Jabar tersebut, terus mendongkrak kemampuannya dengan teknik-teknik yang lebih akurat dalam penempatan bola. “Kalau Ade sendiri sekaang sudah berlatih di tempatnya Icuk Sugiarto,” demikian Widnya.