Diposting : 21 April 2017 18:56
Djoko Moeljono - Bali Tribune
TNI
Keterangan Gambar: 
DHARMA PERTIWI – Didampingi Danlanal Denpasar Kolonel Oka dan Ketua Jalasenastri, Danlanud Kolonel Wayan Superman dan Ketua PIA Ardhya Garini juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Pangdam Jenderal Komaruddin Simanjuntak (tengah) hadiri syukuran peringatan HUT ke-53 Dharma Pertiwi Tahun 2017 di Aula Udayana, Makodam IX/Udayana, Denpasar, Kamis (20/4).

BALI TRIBUNE - Seluruh pengurus dan anggota Dharma Pertiwi bertekad meningkatkan kualitas keluarga prajurit yang kreatif, guna mewujudkan TNI yang hebat, profesional, dan dicintai rakyat. Hal ini mencerminkan kebulatan tekat segenap keluarga besar Dharma Pertiwi untuk senantiasa sekuat tenaga dan daya membangun kebersamaan dan kekeluargaan yang dilakukan secara ikhlas melalui berbagai bidang kegiatan, baik kegiatan dibidang sosial, kemajuan pendidikan, dan meningkatkan kualitas keluarga prajurit TNI maupun lingkungannya.

Demikian ditegaskan Ketua Dharma Pertiwi Daerah “J”, Nyonya Vera Komaruddin Simanjuntak, ketika membacakan sambutan Ketua Umum Dharma Pertiwi pada syukuran peringatan HUT ke-53 Dharma Pertiwi Tahun 2017 di Aula Udayana, Makodam IX/Udayana, Denpasar, Kamis (20/4).

Didampingi Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J Hotman Hutahaean, SSos., Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi, karena dalam memaknai peringatan kali ini, Dharma Pertiwi telah melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan prajurit dan keluarganya serta kehidupan warga masyarakat yang masih membutuhkan uluran tangan orang lain.

“Semua ini menjadi bukti bahwa Dharma Pertiwi benar-benar dapat memberikan kontribusi yang positif dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam IX/Udayana. Saya selaku Pembina Dharma Pertiwi menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi yang telah dengan setia mendoakan dan mendampingi langkah pengabdian para suami. Tanpa dukungan dan doa dari Ibu-ibu sekalian tentu pelaksanaan tugas Kodam IX/Udayana tidak akan selancar dan sebaik seperti sekarang ini,” kata Jenderal Komaruddin Simanjuntak.

Dharma Pertiwi sebagai organisasi kemasyarakatan secara historis disahkan pada 6 Maret 1972, dengan tujuan untuk meningkatkan peranan wanita Indonesia dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur, sekaligus memberikan semangat serta motivasi kepada para suami dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai bagian dari kekuatan pertahanan maupun sebagai komponen pembangunan bangsa.

Dharma Pertiwi Daerah “J”, sebagai organisasi kemasyarakatan tidak pernah surut dalam menempa eksistensi organisasinya dengan berbagai karya nyata, agar menjadi organisasi yang lebih mandiri dan selalu konsisten dalam mengaktualisasikan semangat sesuai dengan tujuan organisasi, terutama dalam meningkatkan kualitas dan mewujudkan kesejahteraan keluarga prajurit dan masyarakat pada umumnya.

Menapaki usia 53 tahun sungguh merupakan usia yang dewasa, banyak dinamika yang dialami oleh Dharma Pertiwi dalam mengemban dan menjalankan pengabdiannya, namun berkat petunjuk dan bimbingan serta dukungan moril dan materiil dari Bapak Pembina yang dalam hal ini adalah Pangdam IX/Udayana semuanya dapat dilalui dengan baik.

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain, Irdam IX/Udayana Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, ST., MSi., Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana, SH., Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Wayan Superman, Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB Oka, para Kabalakdam IX/Udayana, termasuk Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua PIA Ardhya Garini dan Ketua Jalasenastri, masing-masing beserta pengurus dan anggota.