Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 29 June 2018 20:45
I Made Darna - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
DIES NATALIS - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI. AA Gede Ngurah Puspayoga didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata saat menghadiri acara Dies Natalis Universitas Dhyana Pura yang ke-7 di halaman terbuka Universitas Dhyana Pura, Kamis, (28/6).
BALI TRIBUNE - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia A.A. Gede Ngurah Puspayoga menghadiri acara Dies Natalis Universitas Dhyana Pura yang ke-7 di halaman terbuka Universitas Dhyana Pura, Kamis, (28/6) kemarin.
 
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Badung diwakili Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Dirjen Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, Kepala Kopertis Wilayah 8 Prof. I Wayan Dasi Astawa, dan perwakilan dari Dinas Kebudayaan Badung beserta tokoh-tokoh umat Kristiani. 
 
Menteri Puspayoga dalam kesempatan tersebut membuka pelaksanaan Orasi Pancasila dan Expo Budaya Nusantara yang ditandai pemukulan gong 7 kali yang artinya berdirinya Yayasan Dhyana Pura tanggal 7, bulan 7 dan Diesnatalis yang ke-7.
 
Rektor Universitas Dhyana Pura Dr. dr. Made Nyandra melaporkan, acara Orasi Pancasila dan Expo Budaya ini adalah bagian dari perayaan HUT Dies natalis Universitas Dhyana Pura yang ke-7, karena bulan Juni ini adalah bulan Pancasila dengan melakukan aksi orasi Pancasila. 
 
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan anak-anak muda terutama mahasiswa, tidak hanya berkompeten dan profesional akan tetapi juga mempunyai jiwa nasionalisme.
 
"Jika kita mempunyai anak-anak muda yang berkompeten dan profesional tetapi tidak mempunyai rasa Nasionalisme itu tidak akan berguna untuk Bangsa Indonesia. Maka dari itulah kita melaksanakan kegiatan ini seperti orasi kebangsaan, atau orasi Pancasila serta aksi-aksi Kebudayaan," jelasnya.
 
Diharapkan melalui kegiatan ini kita dapat menaruh kesadaran kepada mahasiswa bahwa kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang berbeda-beda, bangsa yang kaya dengan budaya serta bangsa yang banyak sekali mempunyai keunikan.
 
"Expo Budaya ini adalah bagaimana kita banyak menerbitkan dari berbagai macam daerah yang ada di Indonesia seperti budaya-budaya dimiliki yang harus dipelihara sebagai kekayaan Bangsa Indonesia ini," katanya.
 
Menteri Koperasi dan UKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga dalam sambutannya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada rektor dan Universitas Dhyana Pura yang sudah melaksanakan acara ini dengan sangat baik. Berkaitan dengan Expo Budaya Nusantara ini sangat menarik karena ini memperingati hari lahirnya Pancasila. 
 
"Kalau berbicara Pancasila tidak bisa lepas dengan Bung Karno, karena Bung Karno adalah penggali Pancasila," tegasnya.
 
Dikatakan, berbicara pancasila adalah kita harus berbicara dengan toleransi, karena jika tidak ada toleransi tidak akan bisa terbentuknya NKRI ini yang berdasarkan Pancasila. Kegiatan seperti expo budaya nusantara ini harus terus dilanjutkan karena bagaimana kita mengangkat dan memfungsikan produk-produk budaya lokal yang dimiliki dari beberapa daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, maluku, dan NTT. 
 
NKRI ini mempunyai kekayaan yang sangat luar biasa tidak hanya kekayaan alamnya tetapi juga dari bahasa dan budayanya.