Bali Tribune, Sabtu 20 Januari 2018
Diposting : 25 August 2017 16:57
Khairil Anwar - Bali Tribune
Wantimpres
Keterangan Gambar: 
KUNKER - Wantimpres RI Prof. Dr. Abdul Malik Fajar, Kamis (24/8), melakukan kunker ke Kabupaten Buleleng.

BALI TRIBUNE - Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI, Prof. Dr. Abdul Malik Fajar, Kamis (24/8), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng. Wantimpres yang membidangi politik, pendidikan dan kesejahteraan rakyat ini bermaksud menyerap informasi mengenai kondisi dan keadaan Buleleng untuk disampaikan ke Presiden RI. Kegiatan ini dimanfaatkan oleh Pemkab Buleleng untuk melaporkan kondisi terkini antara lain di bidang pendidikan dan pembentukan Prodi Kedokteran di Undiksha.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang diwakili Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menerima Malik Fajar di  Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng beserta pimpinan OPD terkait lingkup Pemkab Buleleng. Wabup Sutjidra menjelaskan, kunker Wantimpres ini bertujuan untuk menyerap informasi khususnya di bidang pendidikan.  Prof Abdul Malik Fadjar juga sudah menyampaikan secara panjang lebar mengenai Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ditargetkan terpenuhi 100 persen. Sedangkan, berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora), Buleleng baru mencapai 86 persen dan akan dikejar terus sampai dengan 100 persen sampai akhir tahun ini.

Wabup Sutjidra mengatakan, Wantimpres sangat mengapresiasi dunia pendidikan di Buleleng. Khusus untuk pembentukan Program Studi (Prodi) Kedokteran, Prof Abdul Malik Fadjar sangat mendukung dan berjanji akan mengawal pembentukan prodi ini di Kemenristekdikti. Undiksha, Buleleng, dan Rumah Sakit Pendidikan sudah sangat layak untuk membentuk Prodi Kedokteran. Sampai saat ini, Undiksha bekerjasama dengan Pemkab Buleleng sudah mendaftarkan secara online pembentukan Prodi Kedokteran. Sekarang hanya menunggu visitasi. “Setelah moratorium dicabut, mudah-mudahan secepatnya visitasi dan penilaian dilakukan,” imbuh Wabup Sutjidra.

Sementara itu, Prof Malik Fadjar mengatakan, pihaknya ingin Prodi Kedokteran Undiksha secepatnya memperoleh izin. Melihat perkembangan Undiksha, ia mengaku bangga dengan hal tersebut. Ditambah lagi dengan adanya izin RSUD Kabupaten Buleleng menjadi Rumah Sakit Pendidikan, Prodi Kedokteran sudah sangat layak ada di Undiksha. “Dukungan dari Pemkab Buleleng dengan adanya RSUD Buleleng sebagai penyangga membuat saya ingin perizinan tersebut cepat selesai dan Undiksha bisa memiliki Prodi Kedokteran,” katanya.

Kata Malik Fajar, Presiden Joko Widodo selalu menginginkan perkembangan yang terus dilakukan terhadap SMK. Sesuai dengan pemaparan Kadisdikpora, perkembangan SMK di Buleleng sudah sangat luar biasa. SMK perlu dikembangkan karena lulusan SMK sudah siap kerja. SMK bisa memberikan pendidikan untuk kemandirian, lifeskill dan untuk kerja.

Usai acara di Pemakb Buleleng, Malik Fajar sempat menyambangi kompleks Pendidikan Muhammadiyah Buleleng dan diterima warga besar Persyarikatan Muhammadiyah Buleleng bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng Mohammad Ali Susanto. Rencananya, Jumat hari ini, Malik Fajar akan berkunjung ke Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada.