Diposting : 9 July 2018 22:37
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Dolanan Gala Gala yang dibawakan SD Dwijendra Denpasar di Kalangan Angsoka Art Center, Minggu (8/7).
BALI TRIBUNE - Pengunjung Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 40 terhibur dengan permainan tradisional anak-anak Dolanan Gala Gala yang dibawakan oleh Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar, Duta Kota Denpasar di Kalangan Angsoka Art Center, Minggu (8/7).
 
Sebelum Permainan Dolanan Gala-gala dimulai, anak-anak SD Dwijendra menyugukan pengunjung PKB dengan Tabuh Gesuri. Dilanjutkan dengan Tari Pendet, Tari Jauk, serta Tabuh  Kreasi Padamara. Setelah itu dilanjutkan dengan Permainan Tradisional Dolanan yang membuat pengunjung tertawa berbahak bahak.
 
Kepala Sekolah Dwijendra Ni Nyoman Sriyotini mengatakan bahwa  sebagai penampilan pamungkas turut dibawakan tari dolanan yang menceritakan tentang permainan gala-gala di Bali.  Dalam penampilan ini juga diceritakan ada anak-anak yang suka dengan hal-hal niskala seperti calonarang. Sehingga anak-anak ini mencoba memainkan calonarang ke dalam garapan dolanan ini.
 
"Jadi penata mencoba menggambungkan garapan tradisi dan niskala yang dijadikan suatu permainan oleh anak anak," ujarnya.
 
Dengan menggambungkan garapan tradisi dan niskala membuat penampilan anak anak lebih edukatif dan penonton bisa mengambil nilai nalainya serta pesan moral yang ada di dalamnya.  Sriyotini mengaku garapan itu ditampilakan sesuai dengan visi misi Sekolah Dwijendra yakni sekolah budaya, agama dan sastra. Tidak hanya itu penampilan ini juga sesuai dengan motto Pemerintah Kota Denpasar yakni kota yang berwawasan budaya.
 
Pihaknya mengaku SD Dwijendra pertama kali bisa mengisi acara PKB. Untuk kedepan pihaknya berharap bisa terus dilibatkan. Karena dengan tampil di PKB maka anak anak lebih semangat untuk belajar seni dan melestarikan kebudayaan Bali. Ia menambahkan  dalam pementasan ini dibawakan penabuh terdiri dari 23 orang penambuh dan 14 orang penari.
 
Salah satu pengunjung Made Subagia asal  Karangasem mengaku senang dengan penampilan anak anak Dwijendra Denpasar. Menurutnya,  Penebukan tabuhnya sangat tepat sehingga penampilannya menjadi bagus. Subagia juga mengaku penampilan Tari Jauknya juga sangat bagus. Dimana nada tabuh dan gerakan tarian sangat tepat. Tidak hanya itu penampilan permainan dolanan yang mengambil cerita gala gala juga sangat lucu. "Sehingga bisa mengibur pengunjung  yang datang termasuk saya," ujarnya.